Slogan Penak Zamanku dan Memori Publik Soal Soeharto

Kata-kata sederhana yang mengingatkan publik bagaimana enaknya di zaman pemerintahan Orde Baru itu ditampilkan dengan foto sang mantan penguasa, mendiang Presiden Soeharto. Sosok penguasa masa lalu itu tampil senyum dan rambut peraknya yang khas.
John Andhi Oktaveri | 23 Juli 2018 15:05 WIB
Ilustrasi - Antara.jpg

Bisnis.com, JAKARTA—Jargon “Isih penak zamanku toh?” dalam bentuk tulisan sering terlihat di beberapa tempat, terutama di wilayah pedesaan, sejak beberapa tahun terakhir ini.

Kata-kata sederhana yang mengingatkan publik bagaimana “enaknya di zaman pemerintahan Orde Baru” itu ditampilkan dengan foto sang mantan penguasa, mendiang Presiden Soeharto. Sosok penguasa masa lalu itu tampil senyum dan rambut peraknya yang khas.

Menariknya, jargon itu tidak saja ditemui di warung-warung tenda, namun juga terpajang di kaca kendaraan angkutan kota dan angkutan pedesaan.

Masyarakat juga dengan mudah menemukan jargon yang membangkitkan memori kolektif mereka yang lahir di bawah tahun sembilan puluhan itu dalam bentuk tulisan yang dicetak di kaos oblong.

Mereka yang mengenakan kaos casual itu bukan hanya orang dewasa, melainkan juga remaja yang dikenal dengan istilah anak “zaman now”. Meski anak muda tersebut tidak merasakan bagaimana kehidupan di era pemerintahan Soeharto, jargon tersebut setidaknya mengingatkan mereka akan adanya sosok idola selain nama yang sudah dikenal seperti Presiden RI pertama, Soekarno.

Tag : soeharto, Pilpres 2019, pileg 2019
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top