Apa yang Dibicarakan Puan Maharani dan Prabowo Subianto?

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan, pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Bidang Politik dan Keamanan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (nonaktif) Puan Maharani, sebenarnya sudah lama direncanakan.
JIBI | 18 Juli 2018 09:55 WIB
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj (kedua kiri) menerima buku dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kedua kanan) yang berkunjung ke kantor PBNU Jakarta, Senin (16/7) malam. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan, pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Bidang Politik dan Keamanan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (nonaktif) Puan Maharani, sebenarnya sudah lama direncanakan.

"Namun, karena kesibukan keduanya, baru terlaksana pada Selasa," ujar Dasco di kantor KPU RI, Jakarta pada Selasa (17/7/2018) malam.

Menurut Dasco, pertemuan tersebut dalam rangka silahturahmi. Kata Dasco, pembicaraan mereka tidak jauh dari politik.

"Karena ini tahun politik, pasti enggak jauh-jauh dari politik yang dibicarakan. Rincinya, mereka berdua yang tahu," ucapnya.

Pertemuan antara Prabowo dan Puan masih menyisakan tanda tanya. Belum ada yang bersedia menjelaskan di mana keduanya bertemu.

Menurut informasi yang beredar sebelumnya, pertemuan itu semula akan digelar di rumah Prabowo. Sejumlah petinggi Gerindra sebelumnya tampak merapat ke rumah tersebut, di antaranya Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani, Wakil Ketua Dewan Pembina Hasyim Djojohadikusumo, dan Wakil Ketua Umum Sufmi Dasco Ahmad.

Namun, sekitar pukul 15.42 WIB, iring-iringan mobil berpelat nomor RI 17 dan polisi patroli dan pengawal (Patwal) urung mendekat ke rumah Prabowo. Padahal, mobil itu sudah tiba di ruas Jalan Sriwijaya di dekat rumah Prabowo.

Mobil Toyota Crown Royal Saloon bernomor polisi RI 17 itu merupakan mobil dinas Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Saat ditemui di kediamannya di Kartanegara, Prabowo hanya menyebut dia bertemu Puan di sebuah tempat di daerah Jakarta Selatan. Namun, dia enggan menjelaskan saat ditanya apakah pertemuan tersebut sekaligus membuka peluang Gerindra berkoalisi dengan PDIP di pemilihan presiden 2019.

Calon wakil presiden Megawati Soekarnoputri pada pemilihan presiden 2009 ini berujar dia dan Puan akan lebih sering menggelar pertemuan setelah hari ini.

"Persahabatan ya persahabatan. Kalau nanti kami tetap, umpamanya menempuh jalan politik yang lain-lain, kan tidak masalah, tetap sahabat," kata Prabowo di depan rumahnya, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan pada Selasa (17/7/2018).

 

Sumber : Tempo

Tag : Pilpres 2019
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top