Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perang Penawaran Merger dan Akuisisi Perusahaan Media Semakin Panas

Perang dagang antara Amerika Serikat dan China tidak memadamkan semangat raksasa media dan teknologi untuk berkumpul menghadiri summer camp di Sun Valley Resort, Idaho, AS.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 12 Juli 2018  |  18:19 WIB
Merger - Ilustrasi
Merger - Ilustrasi

Kabar24.com, JAKARTA - Perang dagang antara Amerika Serikat dan China tidak memadamkan semangat raksasa media dan teknologi untuk berkumpul menghadiri summer camp di Sun Valley Resort, Idaho, AS.

Mereka membicarakan perang dagang sedikit saja sebelum Allen&Co. memulai konferensi tahunannya selama pesta barbekyu di sore hari. Tidak lupa, perang penawaran antara Fox, Comcast, Sky, dan Disney juga berhasil mencuri perhatia.

Lampu sorot tahun ini adalah pertarungan antara Walt Disney Co. dan Comcast Corp. untuk memenangkan aset hiburan milik 21st Century Fox Inc., mulai dari “The Simpsons” hingga “X-Men”.

Sejauh ini, Disney lah yang tampak -paling dekat untuk mencapai kesepakatan terhadap Fox, dengan mengajukan penawaran sebesar US$71,3 miliar dalam bentuk tunai dan saham. Namun, segala sesuatunya masih dapat berubah tergantung dengan pembicaraan lebih lanjut di bumi perkemahan itu.

Pada Rabu (11/7/2018) dini hari, Fox mulai menaikkan penawarannya untuk Sky Plc. seiring perang penawarannya dengan Comcast terhadap perusahaan Inggris terkemuka tersebut.

Fox menawarkan sebesar 14 pound sterling per lembar saham untuk Sky, atau menjadikan nilai perusahaan TV berbayar itu menjadi 24,5 miliar pound (US$32 miliar). Adapun jumlah tersebut 12% lebih banyak dari yang ditawarkan oleh Comcast di level 22 miliar pound.

Merespons hal tersebut, Comcast Corp. ikut menaikkan penawaran tunainya untuk Sky News Plc. menjadi US$34 miliar, mengungguli penawaran yang diajukan 21st Century Fox sebesar sebelumnya.

Penawaran terbaru ini menambahkan semarak di dalam aksi merger dan akuisisi (M&A) global, antara Fox, Sky, Comcast, serta Disney. Baik Comcast maupun Disney telah lama bersaing untuk mendapatkan aset hiburan milik Fox—sebuah kontes yang akan mempengaruhi perang penawaran atas Sky.

Adapun Fox telah berusaha membeli Sky Group sejak Desember 2016. Mereka menawarkan untuk menghargai per lembar sahamnya sebesar 14 pound sterling, atau 12% lebih tinggi daripada penawaran Comcast sebelumnya.

Pada Rabu (11/7/2018), Comcast pun menaikkan penawarannya menjadi 14,75 pound per lembar saham. Pihak perusahaan mengungkapkan, penawaran itu direkomendasikan oleh komite direktur independen Sky.

Penawaran Comcast itu pun berhasil membuat saham Sky melonjak di awal perdagangan Kamis (12/7/2018).

Di sisi lain, Fox telah berniat membeli 61% saham Sky yang belum dimilikinya sejak Februari, namun masih terkendala proses regulasi di Inggris.

Adu penawaran untuk memenangkan grup televisi terkemuka ini pun menjadi yang terbesar di dalam industri hiburan. Pasalnya, kini setiap raksasa media dunia bakal rela mengucurkan miliaran dolar AS untuk kesepakatan agar dapat bersaing dengan Netflix dan Amazon.com.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

disney Merger & Akuisisi
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top