Wapres JK Tegaskan Guru Harus Netral di Tahun Politik

Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan guru harus netral di tahun politik. Hal itu diungkapkan Jusuf Kalla atau JK dalam dialog publik pendidikan nasional di Gedung PGRI Pusat
Lingga Sukatma Wiangga | 10 Juli 2018 20:03 WIB
Wapres Jusuf Kalla saat meninjau renovasi venue olahraga dan penataan kawasan di Komplek Olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Selasa (3/10/2017). - Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR

Bisnis.com, JAKARTA—Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan guru harus netral di tahun politik. Hal itu diungkapkan Jusuf Kalla atau JK dalam dialog publik pendidikan nasional di Gedung PGRI Pusat.

Dalam kesempatan itu, Ketua PGRI Sulawesi Selatan Wasir Talib melontarkan beberapa pernyataan. Dia pun mengungkapkan keluhan bahwa guru selalu dijadikan komoditas politik.

Jika guru tersebut menolak, kata Wasir, diancam mutasi saat tidak memilih calon tertentu.

“Jangan jadi tim sukses begitu kan, dan kita harus sepakat untuk hal itu. Kita netral jangan jadi tim sukses. Sehingga tidak ada lagi yang dapat begitu,” ujar JK, Selasa (10/7).

JK menyebut, biasanya calon petahana yang bisa mengancam demikian. JK berharap guru sebagaimana diatur dalam regulasi pegawai negeri sipil tidak berpihak dalam pemilu.

Dengan konsistensi guru terhadap aturan itu, peerintah berharap guru tidak takut akan ancaman tersebut.

“Bahwa ada pilihan pribadi silahkan, tapi tidak kemudian secara berkelompok atau secara perseorangan masuk ke tim sukses untuk suatu kerja bupati, kerja gubernur, seperti itu,” imbuh JK.

Tag : Wapres JK
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top