Polda NTB Diminta Proaktif Usut Dugaan Penyimpangan Pengadaan Benih Bawang Merah

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat diminta untuk proaktif mengusut kasus dugaan penyimpangan dalam proyek pengadaan benih bawang putih lokal tahun anggaran 2017 di wilayah Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.
Newswire | 30 Juni 2018 20:54 WIB
Bawang merah - Jibi

Kabar24.com, MATARAM - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat diminta untuk proaktif mengusut kasus dugaan penyimpangan dalam proyek pengadaan benih bawang putih lokal tahun anggaran 2017 di wilayah Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.

Farouk Muhammad, anggota DPD RI, berharap kepolisian setempat mampu mengusut dugaan keterlibatan oknum Dinas Pertanian (Distan) NTB maupun Kementerian Pertanian yang bertanggung jawab dalam pendistribusian bibit bawang putih.

Sebagai mantan Kapolda NTB, Farouk menjelaskan bahwa Polda NTB harus banyak mencari di lapangan, harus proaktif. "Fungsi deteksi dininya harus lebih ditingkatkan," ujarnya.

Begitu juga dengan kelompok tani di Sembalun, Farouk berharap agar mereka turut serta membantu kinerja kepolisian mengungkap fakta dalam proses pendistribusiannya yang dikeluhkan tidak sesuai dengan jatah.

"Kalau memang mereka (kelompok tani) punya buktinya, laporkan saja," ujarnya.

Seperti kasus dugaan penyimpangan dalam proyek pengadaan benih bawang merah di Kabupaten Bima tahun anggaran 2015 yang sampai saat ini masih ditangani oleh Polda NTB, Farouk Muhammad mengatakan bahwa pihaknya telah mengawal kasus tersebut hingga ke meja KPK.

"Seperti kasus-kasus bawang yang ada di Bima, itu sempat kita dorong sampai ke KPK. Tapi mungkin saja sekarang mereka (KPK) masih berupaya mengumpulkan bukti-buktinya," ujar Farouk Muhammad.

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat melalui Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol Syamsudin Baharuddin sebelumnya mengatakan bahwa timnya masih berupaya mengumpulkan data dan keterangan terkait dengan informasi perbuatan melawan hukum dalam dugaan penyimpangannya.

Upaya tersebut telah dijalankan sejak pertengahan Mei lalu dengan menemui sejumlah pihak yang berkaitan dengan pendistribusian bantuannya, mulai dari kalangan petani bawang putih sampai kepada pejabat Dinas Pertanian Lombok Timur.

Menurut informasi yang di himpun dari data Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur, ada 350 ton benih bawang putih lokal yang didistribusikan kepada 181 kelompok tani yang tersebar di 18 desa se-Kabupaten Lombok Timur.

Tag : bawang merah
Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top