ARUS BALIK LEBARAN: Pemudik Via Jalur Arteri Masih Rendah

Karopenhumas Divisi Humas Polri Muhammad Iqbal mengatakan untuk masa arus balik Hari Raya Idul Fitri 2018 penggunaan jalur arteri masih rendah.
Rahmad Fauzan | 19 Juni 2018 12:36 WIB
Foto udara antrean kendaraan pemudik memadati Jalur Selatan Lingkar Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (18/6/2018). - ANTARA/Adeng Bustomi

Bisnis.com, JAKARTA -- Karopenhumas Divisi Humas Polri Muhammad Iqbal mengatakan untuk masa arus balik Hari Raya Idulfitri 2018 penggunaan jalur arteri masih rendah.

Hal tersebut, paparnya, disebabkan oleh adanya keinginan masyarakat untuk mencoba menggunakan jalan tol selama arus balik.

"Penggunaan jalur arteri sebagai jalur untuk balik masih rendah, hal ini disebabkan karena adanya keinginan masyarakat untuk mencoba menggunakan jalan tol," ujar Muhammad Iqbal, Senin (18/6/2018).

Selain itu, adanya diskon tarif jalan tol yg diberlakukan, merangsang masyarakat untuk menggunakan jalan tol sehingga berakibat terhadap kepadatan arus lalu lintas.

Sebagai informasi, berdasarkan pantauan Polri, selama arus balik untuk kendaraan yang melalui pintu Tol Merak, Ciawi, Cileunyi, Cikarut, dan Palimanan, total berjumlah 204.159 kendaraan.

Peningkatan yang signifikan terjadi di pintu keluar Tol Cikarut. Muhammad Iqbal mengatakan di pintu keluar gerbang Tol Cikarut tercatat jumlah kendaraan sebanyak 69.574 kendaraan.

"Naik sebesar 480% dari situasi normal," ujarnya.

Adapun, peningkatan tersebut disebabkan oleh arus balik lalu lintas dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah yang mengarah ke Jakarta.

Tag : Mudik Lebaran 2018, Arus Balik Lebaran 2018
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top