The Future of Asia: JK Ajak Ciptakan Perdamaian dan Stabilitas Global

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerukan kerja sama antarnegara untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas global yang didasari keterbukaan
Lingga Sukatma Wiangga | 12 Juni 2018 13:47 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla - ANTARA/Widodo S Jusuf

Bisnis.com, TOKYO — Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerukan kerja sama antarnegara untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas global yang didasari keterbukaan.

Menurutnya, perdamaian dan stabilitas politik merupakan jalan terwujudnya pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan. Di sisi lain, kesejahteraan akan menjamin adanya stabilitas nasional serta internasional.

Dia memaparkan saat ini muncul tantangan baru di tataran global. Tantangan itu berupa proteksionisme dan unilateralisme yang semakin berkembang. Contoh yang paling kentara adalah keputusan Amerika Serikat yang meninggalkan Trans-Pacific Partnership atau TPP dan keluar dari Paris Accord.

Langkah itu pun dilanjutkan dengan perang dagang dengan beberapa negara khususnya China. Jusuf Kalla atau JK mengatakan tindakan itu akan mencederai upaya membangun konsensus dan komitmen global yang dibangun puluhan tahun.

“Sejarah memperlihatkan kepada kita bahwa keterbukaan, stabilitas dan kesejahteraan adalah tiga kunci penting dibelakang perkembangan peradaban kita. Ketiga hal itu mendapat tantangan. Proteksionisme dan unilateralisme sekarang sedang berkembang,” ujarnya dalam konferensi internasional The Future of Asia, Selasa (12/6).

Dia menekankan bahwa nilai-nilai yang dianut bersama di masa lalu, seperti demokrasi, keterbukaan ekonomi, dan pengentasan kemiskinan semakin pudar. Hal itu diakibatkan dunia yang terbagi baik secara ekonomi maupun politik.

Oleh karena itu JK menyeru semua negara untuk bekerja sama menangani masalah global tersebut. Menurutnya hanya negara-negara yang stabil secara internal yang dapat berperan secara efektif dalam kerja sama tersebut.

Dalam kesempatan itu JK menunjukkan kesiapan Indonesia untuk bekerja sama secara global membangun stabilitas dan keamanan. Dia memaparkan bahwa Indonesia terus beerkembang menjadi lebih demokratis dengan pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil.

“Yang terpenting adalah kita tetap memiliki keinginan untuk bekerja sama dan menemukan solusi atas berbagai krisis yang kita hadapi. Kita juga harus terus menumbuhkan nilai-nilai bersama untuk mendukung terciptanya stabilitas dan kesejahteraan bersama,” imbuhnya.

Tag : Wapres JK
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top