Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PM Mahathir Mohammad Diancam Dibunuh. Pengancam Dibekuk Polisi

Polisi Malaysia menahan seorang pria akibat menulis di akun Facebook miliknya yang berisi ancaman pembunuhan terhadap Perdana Menteri Mahathir Mohamad.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 04 Juni 2018  |  18:59 WIB
Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad dalam konferensi pers di Putrajaya, Malaysia, Rabu (23/5). - Reuters
Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad dalam konferensi pers di Putrajaya, Malaysia, Rabu (23/5). - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Polisi Malaysia menahan seorang pria akibat menulis di akun Facebook miliknya yang berisi ancaman pembunuhan terhadap Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Dalam akun tersebut ditulis bahwa dirinya akan menembak mati dan mendeklarasikan perang terhadap perdana menteri berusia 92 tahun itu.

Mahathir melalui koalisi Partai Pakatan Harapan memenangkan Pemilu 9 Mei lalu mengalahkan pemerintahan PM Najib Razak yang didukung koalisi Barisan Nasional.

Dalam sebuah pernyataannya hari ini, Kepala Kepolisian Malaysia Mohamad Fuzi Harun menyatakan pihaknya menerima laporan soal akun media sosial itu yang ditulis pada 31 Mei lalu. Laporan itu diterima dari organisasi Islam non-pemerintahan Pekida.

Pria berusia 38 tahun itu, yang merupakan anggota dari Pekida, ditahan di Jalan Beverly Height, Ampang pada Sabtu sore.

"Tersangka mengklaim akun Facebook miliknya diretas oleh pihak tertentu,” ujar Mohamad Fuzi sebagaimana dikutip Channelnewsasia.com, Senin (4/6/2018).

Dia menambahkan bahwa pria itu akan ditahan sampai Rabu dan penyidikan akan segera dilakukan.

Menjelang Pemilu Malaysia tensi politik di antara pendukung Mahathir dan pendukung Najib meningkat seiring mencuatnya isu korupsi 1MDB. Skandal korupsi itu melibatkan sejumlah tokoh dari kalangan Barisan Nasional yang dipimpin Najib.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mahathir mohamad
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top