Allianz Global: Perbankan Eropa Mulai Dapat Dicermati Kembali

Sedekade berlalu sejak krisis keuangan global, kini saatnya kembali memperhitungkan perbankan Eropa.
Dwi Nicken Tari | 23 April 2018 13:10 WIB
Ilustrasi - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA – Sedekade berlalu sejak krisis keuangan global, kini saatnya kembali memperhitungkan perbankan Eropa.

Pernyataan itu dikeluarkan oleh Allianz Global Investor, salah satu institusi investor terkemuka di Eropa.  Sejak krisis, mereka telah menjauhi sektor perbankan dan memberikan rekomendasi underweight untuk saham-saham perbankan di hadapan indeks Stoxx Europe 600 mengingat tantangan yang harus dihadapi perbankan.

“Kami telah memberikan pemanasan untuk perbankan, berpindah dari zaman es ke normal membutuhkan waktu. Masalahnya bukan di salah satu bank, tapi bukan berarti harus membeli semua bank. Kita perlu membeli bank yang tepat,” kata Joerg de Vries-Hippen, Chief Investment for Equities Europe di Allianz GI yang mengelola aset sebesar 53,3 miliar euro (US$66 miliar), seperti dikutip Bloomberg, Senin (23/4/2018).

Dia menjelaskan, tingkat suku bunga terendah sepanjang sejarah – di bawah nol di hampir semua benua – telah menekan margin pinjaman yang biasanya menjadi laba bank.

Tingkat suku bunga jangka pendek saat ini pun memperlihatkan suku bunga dari Bank Sentral Eropa (ECB) akan tetap atau di bawah nol untuk setidaknya setahun lagi.

Namun, teknologi yang kini mendukung inisiasi para pembuat kebijakan, seperti Payment Services Directive 2 milik Uni Eropa, telah mengurangi hambatan dalam layanan pembayaran dan menyediakan aliran tunai untuk perbankan.

Kemudian, masalah investasi untuk perbankan juga semakin membaik. Para pembuat kebijakan telah mendorong pemberi pinjaman untuk menaikkan modal dan lebih terbuka terhadap aset kelola mereka.

Adapun standardisasi global untuk membuat perbankan semakin kuat juga telah lebih jelas, sehingga para pemberi pinjaman dapat melihat seberapa banyak modal yang mereka butuhkan.

Selain itu, yang tidak kalah penting adalah pertumbuhan dan minat permintaan kredit telah kembali, sehingga valuasi kembali normal. Berdasarkan Indeks Perbankan dan Keuangan Bloomberg Europe 500, rasio median price-book kini mencapai 0,98.

Tag : ekonomi eropa
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top