Jadi Sorotan Publik, Dua Putri CEO Korean Air Mengundurkan Diri

Dua putri CEO Korean Air akhirnya mengundurkan diri setelah berturut-turut dirundung tudingan penyalahgunaan kekuasaan dan menjadi sorotan publik.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 23 April 2018 10:31 WIB
Cho Hyun Ah alias Heather Cho, putri Chairman Korean Air Lines Cho Yang Ho, membungkuk di hadapan media di depan kantor Kejaksaan Distrik Seoul Barat, Seoul, Korea Selatan, pada Desember 2014. - Reuters/Kim Hong Ji

Bisnis.com, JAKARTA — Dua putri CEO Korean Air akhirnya mengundurkan diri setelah berturut-turut dirundung tudingan penyalahgunaan kekuasaan dan menjadi sorotan publik.

CEO Korean Air Cho Yang Ho mengumumkan bahwa kedua anaknya mengundurkan diri dari jabatan mereka di maskapai penerbangan itu. Dilansir dari BBC, Senin (23/4/2018), dia meminta maaf kepada publik dan karyawan Korean Air karena sikap buruk kedua putrinya itu. 

Cho melanjutkan kedua putrinya akan dilepaskan dari jabatan dan tanggung jawab mereka di perusahaan. 

Polisi Korea Selatan (Korsel) sedang menginvestigasi Cho Hyun Min, putri bungsu Cho, setelah dilaporkan karena menyiramkan air ke wajah seorang manajer agen perikalanan dalam sebuah pertemuan bisnis. Sementara itu, kakaknya yaitu Cho Hyun Ah terkenal akibat insiden pelemparan kacang pada 2014.

Kedua kasus ini menjadi berita utama di Korsel dan membuka kembali perdebatan nasional tentang sistem bisnis negara itu yang didominasi perusahaan keluarga, yang sering disebut sebagai chaebol.

Cho Hyun Min, juga dikenal sebagai Emily, merupakan wakil presiden perusahaan dan dilaporkan kehilangan kesabaran karena tidak senang dengan jawaban atas pertanyaannya dalam sebuah pertemuan bisnis. Dia membantah menyiramkan air, tapi mengaku mendorong seorang manajer agensi periklanan.

Puluhan petisi online dikirimkan ke laman resmi Presiden Korsel dan menuntut Cho untuk dihukum. Padahal, perusahaan tersebut sudah mengalami pengawasan ketat setelah Cho Hyun Ah, yang dikenal sebagai Heather Cho, mengamuk karena seorang pramugari memberikannya kacang dalam sebuah kantung dan bukan di atas piring.

Dia pun memerintahkan pesawat untuk kembali ke bandara New York, AS. Peristiwa itu membuatnya harus mendekam di penjara selama lima bulan.

Heather Cho baru kembali bekerja sebagai eksekutif di hotel yang menjadi afiliasi Korean Air selama sebulan ketika ayahnya mengumumkan keputusan pengunduran putrinya. 

Kakak beradik ini adalah cucu dari pendiri Hanjin Group, salah satu kerajaan bisnis keluarga di Negeri Ginseng. Meski demikian, anak lelaki Cho yaitu Cho Won-tae tetap menjadi presiden dan COO Korean Air.

Pada Kamis (19/4), kantor Korean Air dan rumah ketiga anak Cho digerebek polisi terkait dugaan penghindaran pembayaran pajak atas barang-barang mewah yang mereka bawa ke Korsel.

Tag : korean air
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top