PILPRES 2019 : Golkar Optimistis Berkontribusi Besar Menangkan Jokowi

Ketua DPP Partai Golkar Mukhammad Misbakhun optimistis partainya akan mampu meraih perolehan suara tinggi dan memiliki kontribusi besar dalam memenangkan calon presiden Joko Widodo (Jokow) pada Pemilu 2019.
Newswire | 20 April 2018 09:45 WIB
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) bersama Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (kiri) memberikan keterangan pers seusai menggelar pertemuan tertutup antara DPP Partai Golkar dengan Dewan Pembina Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (27/3). Pertemuan tertutup tersebut membahas mengenai konsolidasi Partai Golkar terkait Pilkada serentak 2018 serta membahas penjaringan daftar calon sementara DPR untuk Pemilu 2019. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar Mukhammad Misbakhun optimistis partainya akan mampu meraih perolehan suara tinggi dan memiliki kontribusi besar dalam memenangkan calon presiden Joko Widodo (Jokow) pada Pemilu 2019.

Mukhammad Misbakhun melalui pernyataan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (20/4/2018), menanggapi pada hasil survei yang dilakukan lembaga survei.

Menurut Misbakhun, data hasil survei adalah data statis yang dapat menjadi indikator, tapi data dinamisnya adalah hasil pilkada serentak 2018 yang akan diselenggarakan di 171 daerah pada 27 Juni.

Sebelumnya, lembaga survei Cyrus Network yang memaparkan hasil surveinya, di Jakarta, Kamis (19/4/2018), menyebut dari hasil survei yang dilakukannya terhadap 1.230 responden di 34 provinsi di Indonesia pada 27 Maret hingga 3 April memperoleh sejumlah kesimpulan.

Cyrus menyimpulkan, PDI Perjuangan memiliki elektabilitas 26,9 persen karena diidentikkan dengan calon presiden Joko Widodo.

Kemudian, elektabilitas Partai Golkar yang saat ini dipimpin Airlangga Hartarto adalah 11,5 persen.

Sementara itu, politisi PDI Perjuangan, Marurar Sirait menilai, hasil survei Cyrus Netwrok menunjukkan Airlangga Hartarto belum mampu mengangkat elektabilitas Partai Golkar, karena elektabilitas partai penguasa Orde Baru tersebut masih stagnan.

Menurut Misbakhun, Airlangga Hartarto memimpin Partai Golkar baru sekitar empat bulan, mulai akhir Desember 2017, tapi semua kadernya optimistis kepemimpinan Airlangga mampu mengangkat elektabilitas Partai Golkar pada saatnya.

Konsolidasi

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar yang sering menyuarakan program pemerintahan Presiden Joko Widodo ini menegaskan, Partai Golkar saat ini sedang menyiapkan konsolidasi secara keseluruhan serta sosialisasi 4G dan simbol empat jari.

"Itu adalah upaya untuk melakukan rebranding kembali Partai Golkar sebagai partai yang telah mendapatkan nomor urut empat," katanya.

Partai Golkar, kata dia, juga menggenjot upaya untuk mengampanyekan Joko Widodo sebagai calon presiden apada Pemilu 2019, misalnya melalui slogan

"GoJo" singkatan Golkar Jokowi, serta "Jangkar Bejo" akronim dari Jaringan Karya Bersama Joko Widodo.

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur II ini menambahkan, Partai Golkar adalah partai yang memiliki infrastuktur terkuat dan terluas, yang menjangkau hingga ke seluruh desa.

Karena itu, Misbakhun meyakini, bukan hal sulit bagi Golkar untuk mengibarkan bendera hingga pelosok desa sekaligus mengampanyekan Joko Widodo untuk terpilih lagi.

"Apalagi Partai Golkar mempunyai dukungan yang kuat terhadap Pak Jokowi untuk menjadi presiden yang kedua kalinya," tuturnya.

Sumber : Antara

Tag : partai golkar, Pilpres 2019
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top