Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sambil Menangis, Sukmawati Soekarnoputri Minta Maaf

- Putri Proklamator Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri akhirnya meminta maaf terkait puisinya yang dinilai banyak kalangan kontroversi dan mengandung unsur SARA.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 04 April 2018  |  15:54 WIB
Sukmawati Soekarnoputri - Antara
Sukmawati Soekarnoputri - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Putri Proklamator Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri akhirnya meminta maaf terkait puisinya yang dinilai banyak kalangan kontroversi dan mengandung unsur SARA.

"Saya menyampaikan permohonan maaf atas puisi tersebut yang dianggap melukai hati umat Islam," kata Sukmawati dalam konferensi, Rabu (4/4/2018).

Saat menyampaikan permintaan maaf, Sukmawati menangis dan suaranya terdengar sesenggukan. Akan tetapi wanita itu juga menyatakan bahwa puisi yang dia bacakan merupakan pandangannya sebagai seniman.

"Puisi yang saya bacakan…semata-mata adalah pandangan saya sebagai seniman dan budayawati dan murni merupakan karya sastra Indonesia," ujarnya.

Dia juga mengaku tidak punya ada niat untuk menghina umat Islam Indonesia dengan “Puisi Ibu Indonesia" yang ditulisnya dan menjadi bagian dari buku kumpulan puisi ibu Indonesia pada 2006.

"Namun, karena karya sastra dari Puisi Ibu Indonesia ini telah memantik kontroversi di berbagai kalangan baik pro dan kontra khususnya di kalangan umat Islam, saya mohon maaf lahir batin kepada umat Islam Indonesia khususnya bagi yang merasa tersinggung," katanya.

Sukmawati dilaporkan ke polisi karena puisinya dianggap menista agama Islam pada saat acara "29 Tahun Anne Avantie Berkarya" di Indonesia Fashion Week, Kamis (29/3/2018). Ada dua hal yang dipermasalahkan dari puisi Sukmawati. Pertama, saat puisi Sukmawati menyatakan bahwa konde ibu Indonesia lebih cantik dari cadar.

Aku tak tahu syariat Islam. Yang ku tahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah. Lebih cantik dari cadar dirimu.

Bagian kedua adalah saat dia mengatakan bahwa kidung ibu Indonesia lebih merdu dari alunan azan.

Aku tak tahu syariat Islam. Yang kutahu suara kidung ibu Indonesia, sangatlah elok. Lebih merdu dari alunan azanmu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penistaan agama
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top