Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ICLA Sambangi Bisnis Indonesia

Indonesia Competition Lawyer Association (ICLA) mengunjungi redaksi Bisnis Indonesia dalam rangka silaturahmi dan memperkenalkan diri sebagai organisasi nirlaba yang menaungi praktisi hukum terkait hukum persaingan usaha.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 26 Maret 2018  |  18:07 WIB
Ketua Umum Indonesia Competition Lawyer Association Asep Ridwan (kanan) didampingi Dewan Pengawas Chandra Hamzah  memberikan penjelasan saat berkunjung ke redaksi Bisnis Indonesia  di Jakarta, Senin (26/3/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Ketua Umum Indonesia Competition Lawyer Association Asep Ridwan (kanan) didampingi Dewan Pengawas Chandra Hamzah memberikan penjelasan saat berkunjung ke redaksi Bisnis Indonesia di Jakarta, Senin (26/3/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Indonesia Competition Lawyer Association (ICLA) mengunjungi redaksi Bisnis Indonesia dalam rangka  silaturahmi dan memperkenalkan diri sebagai organisasi nirlaba yang menaungi praktisi hukum terkait hukum persaingan usaha.

Ketua ICLA Asep Ridwan mengatakan setelah setahun organisasi ini berdiri, ICLA ingin terus memperkenalkan diri.

Menurutnya, kehadiran asosiasi pengacara persaingan usaha menjadi penting, untuk mengawal penegakan hukum persaingan usaha.

“Sebelum ini tidak ada asosiasi yang menaungi advokad dalam bidang persaingan usaha,” tuturnya, saat berkunjung ke redaksi Bisnis Indonesia, Senin (26/3/18).

Saat ini, ICLA tidak hanya sebagai tempat berkumpul para pengacara hukum persaingan usaha, tetapi juga ikut mengawal penerapan hukum persaingan usaha nasional. Contohnya saja, terkait pembahasan amendemen Undang – Undang No. 5/1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

“Makanya dalam pembahasan RUU Persaingan Usaha, kami siap diberi masukan terkait substansi beleid tersebut,” tambahnya.

ICLA resmi dibentuk pada 17 Maret 2017, dengan berisi sekelompok advokat yang peduli pada perkembangan hukum persaingan usaha.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

persaingan usaha
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top