Korupsi E-KTP : KPK Periksa Kesaksian Gamawan Fauzi

Komisi Pemberantasan Korupsi menginformasikan bahwa mantan Menteri Dalam Negeri Gawaman Fauzi diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Irvanto Hendra Pambudi, keponakan Setya Novanto, dan Made Oka Masagung.
Newswire | 22 Maret 2018 13:15 WIB
Mantan Mendagri Gamawan Fauzi (kedua kiri) tiba di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (8/11). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Kabar24.com, JAKARTA - Hari ini KPK memeriksa kesaksian Gamawan Fauzi terkait kasus korupsi pengadaan proyek e-KTP.

Komisi Pemberantasan Korupsi menginformasikan bahwa mantan Menteri Dalam Negeri Gawaman Fauzi diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Irvanto Hendra Pambudi, keponakan Setya Novanto, dan Made Oka Masagung.

"Gamawan saksi untuk Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung," kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Irvanto yang merupakan keponakan dari Novanto dan Made Oka sebagai rekan Novanto, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi proyek KTP-e pada Rabu (28/2).

Gamawan tiba di gedung KPK pukul 10.12 WIB. Ia mengaku akan diperiksa sebagai saksi untuk Setya Novanto yang saat ini berstatus terdakwa dalam perkara korupsi proyek KTP-elektronik (KTP-e).

Ia tidak banyak berkomentar terkait kedatangannya kali ini. Sementara dalam jadwal pemeriksaan yang dikeluarkan KPK pada Kamis (22/3), nama Gamawan pun tidak tercantum.

Sampai berita ini diturunkan, pemeriksaan terhadap Gamawan masing berlangsung.

Gamawan telah berulang kali mengaku tidak menerima uang atau keuntungan dari proyek KTP-e, bahkan ia mengaku siap dihukum mati bila terbukti menerima.

"Itu fitnah kalau pernah saya ketemu itu hanya dugaan semua, saya siap dihukum mati," kata Gamawan saat menjadi saksi untuk terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (29/1).

Gamawan juga mengaku hanya sekali bertemu dengan pengusaha direktur PT Sandipala Arthaputra Paulus Tannos [yang juga salah satu vendor KTP-e].

Dalam dakwaan Gamawan disebut mendapat ruko di Grand Wijaya dan sebidang tanah di jalan Brawijaya III melalui adik Gamawan Fauzi bernama Azmin Aulia dari Paulus Tannos.

Sumber : Antara

Tag : korupsi e-ktp
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top