Mata Kiri Novel Baswedan Akan Dioperasi Lagi, Mata Kanan Alam Penurunan Fungsi

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa setelah menjalani pemeriksaan di Singapura sepanjang Selasa (20/3/2018), tim dokter menyatakan bahwa kondisi retina mata sebelah kiri dari Novel Baswedan, siap untuk dioperasi.
MG Noviarizal Fernandez | 20 Maret 2018 22:13 WIB
Penyidik KPK Novel Baswedan didampingi istrinya Rina Emilda memasuki mobil setibanya dari Singapura di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (22/2/2018). - ANTARA/Muhammad Iqbal

Kabar24.com, JAKARTA — Mata kiri penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  Novel Baswedan siap menjalani operasi tahap kedua 23 Maret 2018.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa setelah menjalani pemeriksaan di Singapura sepanjang Selasa (20/3/2018), tim dokter menyatakan bahwa kondisi retina mata sebelah kiri dari Novel Baswedan, siap untuk dioperasi.

“Dengan demikian tanggal 23 nanti dia akan menjalani operasi kedua. Akan tetapi, setelah dicek mata kanan mengalami penurunan penglihatan dan akan terus diobservasi oleh tim dokter di sana,” ujarnya.

Novel Baswedan pernah menjelaskan bahwa prosedur operasi kedua akan dijalankan untuk menyatukan selaput dan berbagai sel pada mata. Diharapkan seusai operasi ini, mata kiri tersebut bisa melihat namun tidak sesempurna sebelumnya.

“Kalau dibilang pulih tidak. Tapi bisa lihat. Mata kiri saya berubah kalau yang tadinya ada jaringan putih dan hitam mata saya karena jaringan putih rusak diganti jaringan gusi. Akibatnya nanti selesai semua tindakan mata kiri terlihat berwarna merah muda dan di tengah sedikit hitam,” tuturnya.

Seperti diketahui, Novel Baswedan diserang oleh dua pria tidak dikenal menggunakan air keras di dekat Mesjid Jami Al Ihsan pada 11 April 2017. Kala itu, dia baru saja selesai menunaikan ibadah subuh berjemaah di mesjid pukul 05.10 WIB.

Mantan penyidik Polri ini merupakan Kepala Satuan Tugas yang menangani beberapa perkara besar yang sedang ditangani KPK. Salah satunya adalah kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP elektronik yang hingga kini penyidikannya teurs bergulir dan menjert sejumlah tersangka termasuk politis Setya Novanto.

Tag : kpk, novel baswedan
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top