Hari Penyiaran Nasional Diperingati 1 April di Palu

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan memperingati hari jadinya, yakni Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas), yang ke-85 pada 1 April 2018 di Palu, Sulawesi Tengah.
Nurudin Abdullah | 15 Maret 2018 00:09 WIB
Kesibukan penyiar Solo Radio, di Solo Jawa Tengah. Ilustrasi - JIBI/Septian Ade Mahendra

Kabar24.com, JAKARTA-Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan memperingati hari jadinya, yakni Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas), yang ke-85 pada 1 April 2018 di Palu, Sulawesi Tengah.

Komisioner Bidang Kelembagaan KPI Pusat, Ubaidillah, mengatakan tanggal 1 April menjadi hari penting dalam dunia penyiaran nasional dan Komisi Penyiaran Indonesia berkomitmen selalu mensosialisasikan sejarah tersebut.

“Ada banyak kegiatan dalam peringatan Harsiarnas ke-85 yang akan digelar KPI Pusat di Palu. Salah satunya adalah peresmian Prasasti Penyiaran," katanya dalam situs resmi KPI Pusat, Rabu (14/3/2018).

Menurutnya melalui Harsiarnas itu Indonesia kembali mengenang titik penting sejarah dunia penyiaran, yaitu ketika Mangkunegara VII mendirikan Solosche  Radio Vereeniging (SRV) di Solo pada 1 April 1933.

Terhitung sejak pendirian SRV, lanjutnya, dunia penyiaran di Indonesia sudah berusia 85 tahun. Lembaga penyiaran, terutama radio, berperan vital dalam usaha juang merebut kemerdekaan, yang dikumandangkan oleh Soekarno-Hatta pada 1945.

Dia menjelaskan selain peresmian Prasasti Penyiaran, kegiatan menarik yang akan dilakukan dalam Harsiarnas ke-85 adalah Kampanye Indonesia bicara baik, dandiskusi buku penyiaran.

Selanjutnya sosialisasi Sekolah Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), festival media, jalan sehat literasi media dan penganugerahan pegiat penyiaran.

"Kampanye Indonesia Bicara Baik diharapkan akan menjadi materi khutbah di masjid dan gereja. Kami ingin menekankan nilai-nilai keberagaman bangsa kita." tegasnya. 

Tag : penyiaran, radio
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top