Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Diminta Deklarasi Capres, Cak Imin Bilang Realistis Jadi Cawapres

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar bertekad melanjutkan perjuangan sebagai kandidat calon wakil presiden karena mendapat dorongan dari kalangan dunia pesantren.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 14 Maret 2018  |  21:44 WIB
Diminta Deklarasi Capres, Cak Imin Bilang Realistis Jadi Cawapres
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar menjadi pembicara dalam diskusi Merawat Keindonesiaan di DPP PKB, Jakarta, Minggu (23/7). - ANTARA/Hafidz Mubarak A
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA — Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar bertekad melanjutkan perjuangan sebagai kandidat calon wakil presiden karena mendapat dorongan dari kalangan dunia pesantren.

"Semangat datang dari keluarga besar NU, pesantren, kiai, dan santri. Ada gairah bahwa mereka ingin punya pimpinan NU di puncak [kepemimpinan nasional]," ujarnya di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Berbekal dukungan itu, Muhaimin alias Cak Imin mengaku sejak 4 bulan ini rutin menyosialisasikan diri ke publik baik lewat papan-papan reklame maupun media sosial.

Dia mengklaim sosialisasi yang gencar berhasil mendongkrak popularitas dan elektabilitasnya.

"Perkembangan terakhir hari ini hampir tak ada lembaga survei yang tak memunculkan nama saya. Mereka sungkan kalau tak ada nama saya," ujar mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini.

Dalam jajak pendapat Media Survei Nasional (Median) dari 1-9 Februari 2018, Muhaimin memiliki elektabilitas sebagai calon presiden sebesar 0,2%. Padahal, dalam hasil survei yang digelar Median pada Oktober 2017 namanya belum masuk.

Muhaimin mengatakan dirinya realistis maju sebagai cawapres mengingat syarat ambang batas pencalonan presiden Pilpres 2019 berbasis hasil Pileg 2014. Di parlemen, PKB hanya memiliki 11% dari total kursi atau kurang 9% untuk dapat mengajukan pasangan capres dan cawapres.

"Teman-teman bilang deklarasi capres aja dulu. Tapi saya bilang cawapres lebih realistis," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pkb muhaimin iskandar Pilpres 2019
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top