Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Demokrat Pastikan AHY Maju Pada Pilpres 2019

Meski belum memutuskan akan ikut poros pasangan calon presiden, namun Partai Demokrat memastikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan menjadi calon presiden atau calon wakil presiden pada Pemilu 2019.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 13 Maret 2018  |  13:54 WIB
Partai Demokrat mengukuhkan Agus Harimurti Yudhoyono (keenam dari kiri) sebagai Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pemilukada 2018 dan Pemilu 2019 di Wisma Proklamasi, Jakarta, pada Sabtu (17/2/2018). Bisnis.com - Agne Yasa
Partai Demokrat mengukuhkan Agus Harimurti Yudhoyono (keenam dari kiri) sebagai Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pemilukada 2018 dan Pemilu 2019 di Wisma Proklamasi, Jakarta, pada Sabtu (17/2/2018). Bisnis.com - Agne Yasa

Kabar24.com, JAKARTA — Meski belum memutuskan akan ikut poros pasangan calon presiden, namun Partai Demokrat memastikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan menjadi calon presiden atau calon wakil presiden pada Pemilu 2019.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto mengatakan keputusan itu diambil setelah melihat relita politik terbaru. Hermanto mengklaim kawula muda sekarang ini menginginkan Ketua Kogasma Pemenangan Pemilu Partai Demokrat itu sebagai pemimpin negara pada 2019.

"Partai Demokrat ingin mengajukan apakah itu capres atau cawapres. Di dalam bahasan kita adalah next leader, apakah itu capres atau cawapres. Dari seluruh kader, bahkan dari kawula muda mendorong Mas AHY untuk menjadi next leader," kata Hermanto di Kompleks Parlemen, Selasa (13/3/2018).

Hermanto menambahkan, sejauh ini pihaknya masih menjalin komunikasi dengan seluruh partai politik agar AHY bisa menjadi capres atau cawapres. Hanya saja Agus tidak ingin berspekulasi macam-macam tentang posisi Demokrat dalam konteks berkoalisi. Pasalnya, partai itu hanya memiliki kursi 10,9%.

Agus mengaku masih berkoordinasi untuk menentukan apakah mengambil poros ketiga atau mendukung poros yang ada. "Apakah itu dua poros, tiga poros, sekarang ini kami masih mempunyai waktu, masih ada kesempatan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

agus harimurti
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top