Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jepang Akan Sidak Operator Bursa Cryptocurrency

Regulator finansial Jepang akan melakukan inspeksi terhadap operator bursa uang virtual yang rentan terhadap serangan siber, pasca terjadi pencurian terhadap Coincheck Inc.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 08 Februari 2018  |  09:09 WIB
Jepang Akan Sidak Operator Bursa Cryptocurrency
Ilustrasi Bitcoin diletakkan di atas lembaran uang dolar AS. - REUTERS/Dado Ruvic
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Regulator finansial Jepang akan melakukan inspeksi terhadap operator bursa uang virtual yang rentan terhadap serangan siber.

Pekan lalu, Badan Layanan Finansial (Financial Services Agency/FSA) Jepang telah melakukan inspeksi mendadak ke Coincheck Inc. untuk mengecek sistem bursa cryptocurrency tersebut. Pada akhir bulan lalu, Coincheck menjadi korban pencurian dan kehilangan uang virtual senilai US$530 juta atau sekitar Rp7 triliun.

Pencurian yang berdampak terhadap lebih dari 260.000 investor itu membuat tingkat keamanan sektor ini menjadi sorotan. Apalagi, regulator finansial di seluruh dunia sedang berupaya membuat aturan untuk melindungi para investor.

Reuters melansir, Kamis (8/2/2018), Jepang menjadi negara pertama yang menerbitkan aturan tingkat nasional di sektor ini pada 2017.

Seorang sumber yang tidak disebutkan namanya menyebutkan FSA akan menyelidiki 31 bursa uang virtual di Jepang. FSA memerintahkan para operator bursa untuk menyerahkan laporan mengenai sistem manajemen risiko dan penyimpanan uang virtualnya.

Lembaga itu juga menyatakan bakal melakukan pengecekan langsung untuk mengendus tingkat kerentanannya. Jumlah bursa yang diperiksa kemungkinan dapat bertambah.

Banyak negara yang melarang transaksi uang virtual karena dinilai rentan terkait dengan tindak kriminal, seperti pencucian uang. Nilainya yang fluktuatif juga dikhawatirkan dapat merugikan investor, yang sebagian di antaranya merupakan investor ritel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cryptocurrency

Sumber : Reuters

Editor : Annisa Margrit
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top