Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Indonesia-Kamboja Pererat Kerja Sama Bilateral

Indonesia dan Kamboja sepakat untuk memperat hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang perdagangan dan investasi, pariwisata dan kerja sama regional.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 02 Februari 2018  |  12:13 WIB
Indonesia-Kamboja Pererat Kerja Sama Bilateral
Wakil Presiden Jusuf Kalla dan PM Kamboja Hun Sen - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia dan Kamboja sepakat untuk memperat hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang perdagangan dan investasi, pariwisata dan kerja sama regional.

Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno L.P. Marsudi ketika melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Senior/Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Kerajaan Kamboja Prak Sokhonn di Jakarta, Jumat (2/2/2018).

Dalam kesempatan itu, Retno menyampaikan komitmen Indonesia untuk menyelenggarakan Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-4 RI-Kamboja sebagai forum bilateral utama demi mendorong peningkatan hubungan bilateral, khususnya dalam implementasi komitmen dan kesepakatan kedua negara selama ini.

Di bidang ekonomi, kedua negara mencatat pertumbuhan nilai perdagangan bilateral yang positif dengan nilai perdagangan sebesar US$492,75 juta pada Januari-November 2017. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, nilai perdagangan yang tercatat sebesar US$400,01 juta. Jika dirinci, nilai perdagangan RI selama 5 tahun terakhir menunjukkan tren meningkat dengan surplus bagi Indonesia.

Dia menambahkan masih ada potensi yang cukup besar bagi Indonesia untuk melakukan kerja sama di bidang produk kesehatan.

Sebagai  negara yang sama-sama memiliki situs warisan dunia (World Heritage Site), kedua menteri juga berkomitmen meningkatkan kerja sama pariwisata dan kebudayaan antara lain melalui kerja sama sister temple antara Angkor Wat dan Candi Borobudur.

Pada isu regional, kedua negara berpandangan perlu adanya kerja sama yang lebih konkrit antara anggota ASEAN. Misalnya dalam hal perdamaian dan keamanan di wilayah Laut China Selatan.

Terkait dengan isu ini, Indonesia dan Kamboja memandang positif adopsi framework Code of Conduct (COC) untuk Laut China Selatan pada Agustus 2017. Keduanya berharap negosiasi COC yang akan digelar pada Maret 2018 berjalan lancar.

Pertemuan ini merupakan kunjungan pertama Prak Sokhonn ke Indonesia sejak dilantik pada April 2016. Selain mengadakan pertemuan bilateral dengan Menlu RI, Prak Sokhonn juga mengadakan kunjungan kehormatan ke Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hubungan bilateral
Editor : Annisa Margrit
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top