Basarnas Teken MoU dengan Sri Lanka Terkait SAR

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)menandatangani MoU dengan Sri Lanka tentang Pencarian dan Pertolongan (SAR).
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 25 Januari 2018  |  10:32 WIB
Basarnas Teken MoU dengan Sri Lanka Terkait SAR
MoU Basarnas dengan Sri Lanka - Istimewa

Kabar24.com, JAKARTA- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)menandatangani MoU dengan Sri Lanka tentang Pencarian dan Pertolongan (SAR).

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan langsung oleh Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsekal Madya TNI M. Syaugi, S.Sos., M.M. bersama Menteri transportasi dan penerbangan sipil, Nemal Siripala de Silva.

MoU diteken bersaman dengan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo ke salah satu negara Asia Selatan yaitu Sri Lanka. Kunjungan kerja ini dalam rangka meningkatkan kerja sama dibidang ekonomi, pendidikan, dan investasi.

Pentingnya kerjasama Bilateral Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dengan Sri Lanka didasarkan pada aturan yang telah ditetapkan oleh International Civil Aviation Organization (ICAO), yakni negara-negara yang wilayah pencarian dan pertolongannya berbatasan dengan negara lain harus melakukan kerjasama terkait kegiatan pencarian dan pertolongan.

Setelah penandatanganan MoU maka akan dilanjutkan dengan pertemuan-pertemuan berikutnya yang akan membahas terkait kegiatan pencarian dan pertolongan.

“Setelah ini ditindaklanjuti dengan pertemuan-pertemuan berikutnya”, ujar Syaugi seperti dilansir dari siaran persnya.

Penandatanganan MoU ini sendiri merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang telah dilakukan Basarnas bersama Duta Besar Sri Lanka Mr. Dharshana Perera pada September 2017 lalu. Dalam pertemuan itu Duta Besar Sri Lanka menyatakan keinginannya untuk melakukan pelatihan personil SAR Sri Lanka bersama Basarnas.

Selain itu diharapkan juga nantinya Sri Lanka dapat membangun tim SAR yang memiliki kualitas seperti Basarnas. “Saat ini Sri Lanka telah memiliki dua instansi yang bertugas dalam melakukan pelayanan SAR yaitu Kementrian Penanganan Bencana dan Penjaga Pantai (Coast Guard). Merujuk dari Basarnas, Srilanka ingin membangun Instansi yang serupa”, tegasnya saat berkunjung ke Kantor Pusat Basarnas tahun lalu.

Adapun MoU yang ditandatangani Indonesia dengan Sri Lanka yaitu :
1. MoU dibidang Pendidikan, Penelitian, dan Teknologi, di tandatangani oleh Menteri Pendidikan Sri Lanka Hon. Laksman Kiriela dan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi.
2. Mou dibidang Perlawanan Terhadap Perdagangan Manusia dan Narkotika, ditandatangani oleh Menetri Hukum dan Pembangunan Sri Lanka Hon. Sagala Ratnayaka dan Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia Budi Waseso
3. MoU dibidang Pencarian dan Pertolongan, ditandatangai oleh Menteri Perhubungan dan Penerbangan Sipil Sri Lanka Hon. Nimal Siripala de Silva dan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsekal MAdya TNI M. Syaugi, Sos., M.M

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
basarnas

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top