Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Baleg DPR Bantah Bahas RUU Pernikahan Sejenis

Badan Legislasi DPR membantah informasi perihal persetujuan lima fraksi pada regulasi pernikahan sejenis.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 21 Januari 2018  |  10:26 WIB
Baleg DPR Bantah Bahas RUU Pernikahan Sejenis
Peserta LGBT Pride March di wilayah Manhattan di New York City, AS, 25 Juni 2017. - REUTERS/ Carlo Allegri
Bagikan

Kabar24.com,JAKARTA - Badan Legislasi DPR membantah informasi perihal persetujuan lima fraksi pada regulasi pernikahan sejenis.

Firman Subagyo, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR mengatakan bahwa informasi yang bersumber dari Ketua MPR Zulkifli Hasan tersebut tidak benar karena sampai sekarang DPR belum pernah membahas RUU tersebut.

"Bahkan hampir semua fraksi menolak untuk dimasukan dalam daftar prolegnas baik prolegnas prioritas maupun prolegnas jangka menengah," ujarnya, Minggu (21/1/2018).

DPR lanjutnya, dalam memutuskan sebuah RUU sangat berhati-hati walaupun ada desakan dari beberapa NGO/LSM yg pernah malakukan audensi di Baleg tapi DPR belum bergeming atau merespon desakan itu, dan Baleg melihat bahwa RUU tentang LGBT sensitivitasnya tinggi apalagi Indonesia negara yglang mayoritas muslim penduduknya dan tidak semudah itu meloloskan sebuah RUU yg akan membuat suasana gaduh.

Dia mengakui bahwa pernah ada keinginan dari NGO asing yang menawarkan untuk memberikan pendampingan dan masukan tentang RUU LGBT dan dengan tegas kami Baleg menolak karena dalam penyusunan RUU mereka tidak bisa diintervensi oleh siapapun dan dari negara manapun.

"Dengan tegas kami sampaikan kepada publik  bahwa DPR belum ada rencana membahas RUU LGBT apalagi sudah ada 5 fraksi yang  menyentujui dengan dan kami sampaikan, sama sekali belum ada karena semua RUU yang akan dibahas harus ada siapa pengusulnya dan ada naskah akademis dan draf RUU dan harus masuk prolegnas jangka menengah dan prolegnas prioritas tahunan," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

LGBT
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top