Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Disebut Mengidap Gangguan Mental, Trump Justru Anggap Dirinya Jenius

Lewat tiga cuitan Sabtu pagi waktu AS dari Maryland di mana dia bertemu dengan para anggota Kongres dari Partai Republik di Camp David, mati-matian menjawab tuduhan yang termuat dalam sebuah buka baru mengenai satu tahun Trump menjadi presiden. Trump berkata, "Saya jenius sangat stabil".
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Januari 2018  |  10:22 WIB
Disebut Mengidap Gangguan Mental, Trump Justru Anggap Dirinya Jenius
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump rupanya terpancing oleh isu kesehatan mentalnya yang kian gencar dihembuskan dengan menandaskan dia pintar sekali dan sangat waras.

Lewat tiga cuitan Sabtu pagi waktu AS dari Maryland di mana dia bertemu dengan para anggota Kongres dari Partai Republik di Camp David, mati-matian menjawab tuduhan yang termuat dalam sebuah buka baru mengenai satu tahun Trump menjadi presiden. Trump berkata, "Saya jenius sangat stabil".

Sebaliknya dia menuduh para pencelanya hanya menuduh dia mengalami masalah stabilitas mental dan kecerdasan untuk kompensasi dari hasil penyelidikan campur tangan Rusia dalam Pemilu AS 2016 yang sejauh ini gagal mengungkapan bukti bahwa Trump telah berkolusi dengan Rusia.

"Saya kira itu berkualifikasi bukan cerdas, tapi jenius dan seorang jenius yang sangat stabil," tulis dia dalam posting Twitter.

Pertanyaan seputar apakah Trump cukup waras menjadi presiden AS terus merebak selama berbulan-bulan, bahkan kubu Demokrat di Kongres AS mengajukan RUU yang mewajibkan Trump menjalani tes psikologis dan mengundang seorang psikater dari Universitas Yale untuk menyampaikan kesaksiannnya di Kongres.

"Para anggota legislatif mengaku prihatin atas masalah ini, yakni kebahayaan Presiden, bahaya bahwa instabilitas mentalnya mengancam bangsa ini," kata psikiater Dr. Bandy X. Lee seperti dikutip laman CNN.

"Tuan Trump memperlihatkan tanda-tanda gangguan yang rata-rata orang tidak mengalaminya. Dia bisa menjadi sangat tidak stabil dalam waktu sangat cepat. Perlu ada evaluasi neuropsikiatri yang menganalisis kapasitasnya dalam bertugas," sambung dia.

Lee mengaku tidak hanya para anggota legislatif dari Demokrat yang mengkhawatirkan ini karena ada juga dari Partai Republik walau dia enggan menyebutkan namanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Donald Trump

Sumber : Antara

Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top