Presiden Jokowi Ingin Pasar Rakyat Saingi Pasar Modern

Presiden Joko Widodo meresmikan enam pasar rakyat yang dilakukan secara serempak di Kalimantan Barat.
Irene Agustine | 29 Desember 2017 14:33 WIB
Presiden Joko Widodo saat melakukan inspeksi mendadak di Pasar Pagi Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (28/2/2015). - JIBI/Akhirul Anwar

Bisnis.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo meresmikan enam pasar rakyat yang dilakukan secara serempak di Kalimantan Barat.

Selain itu, Presiden juga meresmikan renovasi Pasar Tengah di Kota Pontianak, Kalimantan Barat yang mengalami kebakaran pada Agustus 2015. Saat itu, Presiden Jokowi turut meninjau dan berjanji untuk membangunnya kembali.

"Saat pasar ini habis terbakar saya menjanjikan untuk segera dibangun," ujarnya di Pontianak, dikutip dari keterangan resmi, Jumat (29/12/2017).

Presiden mengingat bahwa setelah terjadinya kebakaran hebat yang melanda pasar itu, semua pedagang pasar dan kaki lima bercampur menjadi satu di kawasan relokasi.

"Sekarang kalau saya lihat kawasan ini sudah menjadi sebuah kawasan yang bersih. Pasarnya juga sudah jadi, pedagang kaki limanya juga diberi tempat," ucapnya.

Dalam sambutannya, Presiden menyebut bahwa denyut nadi perekonomian daerah salah satunya dapat dilihat dari aktivitas di pasar-pasar rakyat.

Namun, dia menyayangkan masih banyaknya pasar rakyat atau tradisional yang tampak tidak tertata dan terjaga kebersihan serta kualitas bangunannya.

"Sehingga masyarakat atau pelanggan lebih senang datang ke retail modern, ke supermarket, ke pasar modern, ke mall-mall," ia menambahkan.

Kini, dengan telah diresmikannya renovasi Pasar Tengah, Kepala Negara berharap para pedagang di kawasan tersebut mau menjaga kawasan tersebut untuk tetap rapi dan bersih.

Dengan demikian, dia berharap pelanggan tidak sungkan untuk datang ke pasar tradisional dan para pedagang pun dapat bersaing dengan yang ada di pusat perbelanjaan modern.

 

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top