Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Natal & Tahun Baru, Polri Waspada Teroris

Kendati saat ini belum ada informasirencana serangan pihak-pihak tertentu, terorisme tetap menjadi salah fokus utama kepolisian selama musim libur panjang Natal dan Tahun Baru.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 21 Desember 2017  |  14:52 WIB
Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian mengikuti rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/10). - ANTARA/Wahyu Putro A
Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian mengikuti rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/10). - ANTARA/Wahyu Putro A

Kabar24.com, JAKARTA - Kendati saat ini belum ada informasirencana serangan pihak-pihak tertentu, terorisme tetap menjadi salah fokus utama kepolisian selama musim libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menegaskan berdasarkan pengalaman sebelumnya, jajarannya tidak boleh menganggap remeh kondisi yang ada, kendati saat ini belum ada informasi apapun terkait kemungkinan serangan teroris.

"Tapi seperti biasa, jangan smpai kita underestimate, anggap remeh karena tidak ada informasi. Karena ada kelompok, mereka melakukan gerakan tertutup. Ada lagi lone wolf yang mereka gerak sendiri-sendiri," kata Tito usai memimpin Apel Operasi Lilin 2017 di Monas, Kamis (21/12/2017).

Menurutnya, aksi kelompok yang tertutup ini lebih sulit dideteksi, apalagi para lone wolf yang bergerak sendiri-sendiri. Oleh karena itu, selain melakukan operasi ke kelompok terduga teroris, Kapolri memerintahkan jajarannya memperkuat pengamanan di tempat-tempat yang berpotensi serangan, seperti tempat ibadah. Pengamanan ini akan melibatkan unsur kepolisian, TNI, juga relawan dari masyarakat.

Adapula tindakan pencegahan yang melibatkan kekuatan siber, melibatkan relawan seperti pegiat media sosial yang memiliki banyak pengikut.

"Ada hal yang sulit kita monitor yaitu kelompok yang beraksi secara rahasia apalagi yang lone wolf. Kita waspadai dengan memperkuat cyber patrol dan volunteer yang mengawasi jaringan ini, citizen journalist yang follower-nya banyakpun kita minta aktif," tambah Tito.



Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Natal dan Tahun Baru
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top