Panglima TNI Sengaja Jahili Kapolri, KSAD, KSAL Saat Naik Sukhoi SU-MK2

Panglima TNI sekaligus Kepala Satuan TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto mengajak Kapolri Jenderal Tito Karnavian, KSAD Jenderal Mulyono, dan KSAL Laksamana TNI Ade Supandi menaiki pesawat tempur Sukhoi SU-MK2.
JIBI | 20 Desember 2017 15:14 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kiri) bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian (kedua kiri), Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono (kedua kanan) dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi (kanan) berfoto bersama sebelum menerbangkan pesawat Sukhoi SU30 dalam acara Penyematan Brevet/wings Penerbang Kehormatan TNI AU di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu (20 - 12). Panglima TNI Marsekal TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bertindak sebagai Kepala Staf Angk

Kabar24.com, JAKARTA - Panglima TNI sekaligus Kepala Satuan TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto mengajak Kapolri Jenderal Tito Karnavian, KSAD Jenderal Mulyono, dan KSAL Laksamana TNI Ade Supandi menaiki pesawat tempur Sukhoi SU-MK2.

Setelah mendarat, Tito mengungkapkan perasaannya setelah menaiki pesawat tempur untuk pertama kalinya.

"Saya merasa beruntung dan bangga karena bisa naik Sukhoi selama 30 menit tadi. Kalau saya bukan Kapolri, mungkin enggak bisa naik," kata Tito sambil terkekeh di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Rabu (20/12/2017).

Empat kepala matra tersebut masing-masing menaiki sebuah pesawat Sukhoi SU-MK2 yang dikemudikan prajurit TNI AU. Hadi, sebagai komando formasi penerbangan, mengajak Tito, Mulyono, dan Edi terbang dengan formasi Right Echelon, yakni diagonal miring ke kanan.

Tito berujar, selama terbang, dia merasa pusing dengan berbagai manuver yang dilakukan pilotnya.

"Nyaman awalnya, lalu dibawa manuver ke atas dan bawah, belok kiri dan kanan, pusing juga. Saya biasa menangkap maling, eh diajak naik pesawat. Kejut sana, kejut sini, pusing," ucapnya.

Selain dibuat pusing oleh manuver pesawat, Tito, Mulyono, dan Edi mengaku sama-sama dikejutkan oleh rem pesawat yang dinaiki. Hadi menuturkan ketiganya dikagetkan oleh rem drag chute, yakni rem pesawat dengan parasut.

Pengereman dengan teknik drag chute itu sengaja dirahasiakan dari ketiganya oleh Hadi.

"Beliau bertiga tidak expect bahwa remnya menggunakan drag chute, sehingga semuanya kaget. Sengaja tidak dikasih tahu, biar merasakan sensasinya," kata Hadi sambil terbahak-bahak.

Penerbangan tersebut dilakukan dalam rangka penyerahan brevet kehormatan penerbangan oleh Hadi Tjahjanto selaku KSAU kepada Kapolri, KSAD, dan KSAL. Ketiganya diberi badge berbentuk sayap warna tembaga yang disematkan di dada kiri. Brevet tersebut sebagai tanda soliditas antara TNI dan Polri.

 

 

Sumber : Tempo

Tag : panglima tni
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top