7 Artis Kenya Meninggal Dalam Kecelakaan Lalu-Lintas

Tujuh artis Kenya meninggal dalam satu kecelakaan lalu-lintas pada Sabtu malam (9/12), setelah kendaraan yang mereka naiki terlibat dalam satu kecelakaan di sepanjang Jalan Raya Nakuru-Eldoret, yang sibuk.
Newswire | 10 Desember 2017 20:48 WIB
Weldon Cheruiyot - Istimewa

Bisnis.com, EIDORET, Kenya -  Tujuh artis Kenya meninggal dalam satu kecelakaan lalu-lintas pada Sabtu malam (9/12/2017), setelah kendaraan yang mereka naiki terlibat dalam satu kecelakaan di sepanjang Jalan Raya Nakuru-Eldoret, yang sibuk.

Komandan Polisi Molo Base Moses Nderitu pada Ahad mengkonfirmasi kecelakaan tersebut, dan mengatakan tujuh musikus meninggal, setelah mobil mereka bertabrakkan depan-dengan-depan dengan satu truk sekitar pukul 20.30 waktu setempat.

Nderitu mengatakan semua penumpang mobil itu meninggal seketika saat kendaraan mereka rusak parah sedangkan penumpang truk selamat.

"Pengemudi truk dan petugas pemuat barang selamat meskipun cedera. Kami telah melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab kecelakaan," kata Komandan Polisi tersebut, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad malam.

Ia mengatakan para artis itu dijadwalkan tampil pada Sabtu malam, sementara ratusan orang telah datang ke lokasi pertunjukan.

Petugas Pelaksana Lalu-Lintas Lembah Rift Zero Arome mengatakan pengemudi kendaraan Probox berusaha melewati satu kendaraan dan menabrak truk tersebut, serta menewaskan tujuh orang di lokasi.

Di antara orang yang meninggal terdapat seorang musikus sekuler Weldon Cheruiyot dari Keneny International. Cheruiyot, yang terkenal dengan nama Keneny, adalah musikus terkenal di Masyarakat Kalenjin.

Beberapa pengulas mengatakan kecelakaan lalu-lintas telah meningkat di Kenya tahun ini, dan polisi menyalahkan pengemudi yang seringkali mengabaikan peraturan lalu-lintas.

Kecelakaan sering terjadi selama musim pesta, saat ribuan orang melakukan perjalanan di negeri tersebut menghadiri perayaan.

Sumber : ANTARA/XINHUA-OANA

Tag : lalu lintas
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top