Penanaman Pohon di Pesantren Sahid Agar Sejahterakan Masyarakat Sekitar

Kegiatan penanaman di area Pesantren Modern Sahid bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang tinggal di sekitar pesantren.
Nindya Aldila | 09 Desember 2017 10:49 WIB
Kasubag Rehabilitasi Lingkungan Hidup Balai Pengendalian Dasar Aliran Sungai dan Hutan Lindung Citarum-Ciliwung Junaedi, Ketua Yayasan Sahid Husnul Khotimah Showam Masjhuri, dan Ketua Panitia Hari Menanam Pohon Indonesia 2017 berbincang bersama dalam acara Penanaman Pohon di Pesantren Modern Sahid, Bogor. BISNIS - Felix Jody

Kabar24.com BOGOR -- Kegiatan penanaman di area Pesantren Modern Sahid bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang tinggal di sekitar pesantren.

Dalam peringatan hari menanam pohon lndonesia, Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Ciliwung Citarum (BPDAS-HL) Kementerian Lingkungan Hidup menggandeng Bakoma dan Pondok Pesantren Modern Sahid, melaksanakan kagiatan menanam 2.000 pohon.

Kegiatan ini dilakukan di kawasan Pesantren Modern Sahid, Pamijahan, Bogor yang memiliki luas sekitar 72 hektare. Pesantren tersebut didirikan oleh Pendiri Grup Sahid, Sukamdani Sahid Gitosardjono pada 2000.

Kasubag Rehabilitasi Lingkungan Hidup Balai Pengendalian Dasar Aliran Sungai dan Hutan Lindung Citarum-Ciliwung, Kementerian Lingkungan Hidup Junaedi mengatakan target penanaman di Pesantren Sahid sekitar 2.000 batang dari beberapa jenis pohon baik kayu-kayuan dan buah-buahan.

"Tujuannya antara lain memberikan manfaat nyata bagi pendapatan khususnya pada lokasi ini. Memberikan kesejahterana pada masyarakat terutama warga di sekitar pesantren. Selain itu dengan menanam, ini akan meningkatkan produktivitas hutan dan lahan," kata Junaedi, Sabtu (9/12).

Hutan yang bagus, lanjutnya, punya peran nyata dalam meningkatkan ketersediaan air karena hutan punya efek spon dan punya kemampuan untuk menangkap air.

Dengan begitu hutan bisa memproduksi air dan mengatur tata air. Pemerintah khususnya Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sedang menggalakkan pembangunan hutan berupa hutan serbaguna tidak hanya guna memberikan manfaat lingkungan tetapi juga manfaat ekonomi juga.

"Hutan serbaguna ini rencananya akan ditanam baik di kawasan hutan maupun area lainnya, asal clear dan clean, artinya tidak ada masalah pada lahan itu," tutur Junaedi.

Ketua Yayasan Sahid Husnul Khotimah Showam Masjhuri mengatakan kegiatan ini juga dapat menjadi pembelajaran bagi siswa pesantren, yakni betapa pentingnya mencintai dan merawat lingkungan serta menjaga kelestariannya.

"Meskipun di kawasan pesantren ini terdiri dari berbagai bangunan, tapi Bapak Sukamdani telah memberikan amanah untuk menjaga lingkungan, maka kami tidak penah mengubah kontur tanah dan selalu mengajarkan penghijauan. Hasilnya unit pendidikan seperti pesantren dan kampus berjalan dengan baik," kata Showam.

Pada kegiatan tersebut, Muspida Kabupaten Bogor, Pejabat BPDAS-HL Kementerian Lingkungan Hidup, Muspika Kecamatan Pamijahan, Pengurus Yayasan Wakaf Sahid Husnul Khotimah, Bakoma , para ulama serta tokoh masyarakat setempat turut meramaikan kesempatan itu.

Dengan tema Kerja Bersama Makmurkan Rakyat Lestarikan Alam ini merupakan wujud kepedulian Kementrian Lingkungan Hidup, Bakoma sebagai mitra polisi dan

Pontren Modern Sahid Gunung Menyan Bogor.

Bumi tempat berpijak kehidupan manusla dan peradaban umat sehingga wajib dilestarikan, sebagaimana tuntunan Tuhan Yang Maha Esa.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempertahankan konservasi alam sebab Indonesia merupakan bagian utama yang berkontribusi bagi paru-paru dunia.

Dengan demikian, kegiatan ini juga menjadi pembelajaran bagi siswa pesantren betapa pentingnya mencintai dan merawat lingkungan serta menjaga kelestariannya.

Dala kesempatan tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup menyerahkan tanaman bibit pohon kepada Yayasan Wakaf Sahid Husnul Khotimah.

Pada kegiatan tersebut, Muspida Kabupaten Bogir, Pejabat BPDAS-HL Kementerian Lingkungan Hidup, Muspika Kecamatan Pamijahan, Pengurus Yayasan Wakaf Sahid Husnul Khotimah, Bakoma , para ulama serta tokoh masyarakat setempat turut meramaikan kegiatan tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sahid

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top