7 Pemangku Kepentingan Ini Peroleh Apresiasi STIP

STIP memberikan penghargaan kepada tujuh pemangku kepentingan yang selama ini dinilai turut aktif dalam kerja sama pengembangan lembaga pendidikan.
Akhmad Mabrori | 31 Oktober 2017 11:40 WIB
Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran - stipjakarta.ac.id

Kabar24.com, JAKARTA -  Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) memberikan penghargaan kepada tujuh pemangku kepentingan yang selama ini dinilai turut aktif dalam kerja sama pengembangan lembaga pendidikan di bawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Perhubungan itu.

Ketujuh stakeholder penerima penghargaan dari STIP tersebut yakni, PT. Jasa Armada Indonesia (anak usaha Pelindo II), Perusahaan Pelayaran Mitsui O.S.K Lines, Akademi Maritim Djadayat (Lembaga Pendidikan), PT. Abdi Mandiri Internasional, Anthony Veder, Benline Agencies, dan PT. Korin Global Mandiri.

Ketua STIP Sahattua P. Simatupang mengatakan kerja sama dengan seluruh stakeholder diteruskan demi guna mendapatkan umpan balik (feedback) dari para stakeholder, untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat akan program diklat yang diselenggarakan oleh STIP.

Dia mengemukakan pemberian apresiasi kepada perusahaan yang turut serta dalam pengembangan STIP, juga sebagai upaya menjalin sulaturahmi dengan perusahaan dan lembagga lainnya.

Sahat mengatakan tidak semua para pelaut menekuni pekerjaannya hingga usia pensiun. Dari sekitar 850.000 pelaut Indonesia, baik yang bekerja di kapal asing maupun kapal dalam negeri, 40%  menghabiskan umurnya di atas kapal. "Sementara sisanya atau sekitar 60 persen turun ke darat dan bekerja dengan beragam profesi."

Menurut Sahat, jumlah 60 persen ini dipastikan memiliki kualifikasi dan etos kerja yang tinggi dengan berbagai sertifikasi bertaraf global lantaran mereka sudah ditempa di atas kapal dengan berbagai ilmu pengetahuan di lapangan.

"Dengan latar belakang itulah, STIP akan mengembangkan dan menampung para lulusan pelaut yang memilik pengalaman di atas kapal agar kembali masuk di jenjang pendidikan akademik di strata S2 atau S3 yang nantinya mereka bisa mengaplikasikan ilmunya di sektor ini," paparnya.

Sahat menambahkan program pengembangan SDM yang sedang dilakukan STIP saat ini sekaligus untuk mendukung program pemerintah dalam menuju proros maritim dunia.

Saat ini, STIP melaksanakan tingkat diploma untuk ilmu terapan rumpun pelayaran. Nantinya dari diploma ini bisa melanjutkan ke S2 dan S3 untuk rumpun pelayaran terapan. Gagas rumpun pelayaran bersifat akademik seperti S1, S2, dan S3, katanya, akan disamakan seperti apa yang sudah dimiliki universitas maritim di Korea [Selatan] dan Jepang. “Ptogram pengembangan SDM seperti ini yang akan kita kembangkan," ujarnya.

Tag : pelayaran, stip
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top