Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

2018, Ada 1.192 Pasar Tradisioanal Direvitalisasi

Pemerintah terus menggenjot pembangunan dan revitalisasi pasar tradisional dan mengangarkan dana bantuan sekitar Rp1,6 triliun untuk 267 pasar tradisional tipe C pada 2018.
Ema Sukarelawanto
Ema Sukarelawanto - Bisnis.com 04 Oktober 2017  |  16:34 WIB
Direktur Sarana Distribusi dan Logistik, Ditjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan Sihar Hadjopan Pohan (kiri) berbincang-bincang dengan CSR Officer Sinarmas Land Rahadian Anandianto (tengah) dan Muhammad Bakri Kepala Pasar BSD City di sela-sela Bimbingan Teknis Pengelola Pasar Rakyat yang digelar Kementerian Perdagangan di Kuta, Rabu (4/10/2017). Tahun ini pemerintah merevitalisasi 2.000 pasar tradisional dari target 5.000 pasar hingga 2019/Bisnis - Ema Sukarelawanto
Direktur Sarana Distribusi dan Logistik, Ditjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan Sihar Hadjopan Pohan (kiri) berbincang-bincang dengan CSR Officer Sinarmas Land Rahadian Anandianto (tengah) dan Muhammad Bakri Kepala Pasar BSD City di sela-sela Bimbingan Teknis Pengelola Pasar Rakyat yang digelar Kementerian Perdagangan di Kuta, Rabu (4/10/2017). Tahun ini pemerintah merevitalisasi 2.000 pasar tradisional dari target 5.000 pasar hingga 2019/Bisnis - Ema Sukarelawanto

Bisnis.com, KUTA — Pemerintah terus menggenjot pembangunan dan revitalisasi pasar tradisional dan mengangarkan dana bantuan sekitar Rp1,6 triliun untuk 267 pasar tradisional tipe C pada 2018.

Direktur Sarana Distribusi dan Logistik, Ditjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan Sihar Hadjopan Pohan mengatakan selain itu juga disiapkan dana alokasi khusus (DAK) bagi 925 pasar tradisional.

“Besarnya dana alokasi khusus dan pasar mana yang direvitalisasi lebih dulu, tergantung tingkat keperluan, jumlah kunjungan, dan pertimbangan lainnya,” kata Sihar di sela-sela pelatihan Bimbingan Teknis Pengelola Pasar, Rabu (4/10/2017).

Menurut dia, bantuan hibah dari pemerintah untuk revitalisasi pasar tipe A yang minimal memiliki 400 pedagang berkisar Rp8 miliar- Rp12 miliar, tipe B (minimal 275 pedagang) Rp6 miliar - Rp8 miliar, tipe C (minimal 200 pedagang) Rp Rp6 miliar, dan tipe D (minimal 100 pedagang) Rp4 miliar.

Pada 2017 pemerintah mengucurkan bantuan untuk 239 pasar tradisional senilai Rp1,43 triliun, di luar bantuan khusus untuk pasar di luar keempat tipe tersebut. Bantuan khusus itu untuk Pasar Johar Semarang Rp100 miliar, Pasar Klewer Solo Rp48 miliar, dan Pasar Badung Denpasar Rp75 miliar. Kebetulan ketiganya pembangunan kembali setelah ludes terbakar dengan kapasitas yang cukup besar.

Sihar mengatakan pengelola pasar bisa mengajukan proposal revitalisasi untuk meningkatkan kapasitas pasar baik secara fisik maupun pengelolaan. Hingga saat ini pemerintah telah merevitalisasi sekitar 2.000 pasar tradisional dari 5.000 pasar yang ditargetkan hingga 2019.

Revitalisasi pasar, lanjutnya, dimaksudkan untuk memberikan nilai lebih terhadap pasar tradisional yang menjadi pusat perekonomian rakyat di pedesaan agar lebih diminati. Pasar hasil revitalisasi menghapus kesan bau, becek, dan kumuh menjadi rapi, bersih dan segar.

Rahadian Anandianto, CSR Officer Sinarmas Land mengatakan pada 2016 diminta memberikan pelatihan dan membuat prototipe serta standar prosedur operasional yang menjadi acuan pembangunan maupun revitalisasi pasar rakyat yang didanai pemerintah.

Dia mengatakan yang dijadikan percontohan Pasar Modern Bumi Serpong Damai (BSD) City yang meskipun berkonsep modern tetap menjalankan ciri khas pasar tradisional yakni tawar menawar. Pasar yang dibangun 2004 ini memiliki semacam hanggar besar yang menaungi los pedagang dikitari kios dan pada bagian luar difungsikan sebagai ruko.

Rahadian mengatakan pasar ini memiliki zonasi sayur, buah, daging, dan keperluan lain yang memudahkan pengunjung berbelanja. Pengelola menjadikan pasar tempat yang nyaman, aman, bersih, dan parkir yang mudah. “Kami juga memiliki minilab bekerja sama dengan BPOM untuk menguji bahan makanan dan minuman, sehingga terjaga kesehatannya,” katanya.

Sinarmas Land membina lebih dari 3.000 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berdagang di 4 pasar yakni Pasar Modern BSD City Tangerang yang dibangun 2004, Pasar Kota Wisata Cibubur (2008), Pasar Grand Wisata Bekasi (2010) dan Pasar Intermoda BSD City Tangerang (2017).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasar
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top