Festival Pesona Selat Lembeh 2017: Target, Pacu Wisatawan ke Bitung

Melanjutkan sukses tahun lalu, Pemerintah Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) didukung oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali akan menggelar Festival Pesona Selat Lembeh 2017.
Amanda Kusumawardhani | 26 September 2017 01:55 WIB
Kota Bitung - wikipedia

Bisnis.com,JAKARTA - Melanjutkan sukses tahun lalu, Pemerintah Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) didukung oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali akan menggelar Festival Pesona Selat Lembeh 2017.

Festival ini akan berlangsung di Kota Bitung pada 6-10 Oktober 2017. Penyelenggaraan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2017 merupakan upaya mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Bitung.

Walikota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban mengatakan Selat Lembeh memiliki potensi pariwisata kelas dunia berupa pesona bahari, flora, fauna, pesona industri, pesona budaya, dan pesona sejarah yang gencar dipromosikan di tingkat nasional dan mancanegara.

“Lembeh itu ibarat putri cantik yang sedang tidur dan saatnya kita bangunkan dengan FPSL ini,” katanya di Jakarta, Senin (25/9/2017).

Maximiliaan menjelaskan Selat Lembeh memiliki 95 titik selam dan ekowisata mangrove yang akan melengkapi destinasi wisata bahari Bunaken Manado yang sudah mendunia.

Sebaliknya, pesona flora dan fauna Lembeh adalah Taman Nasional Tangkoko yang saat ini terdapat 233 spesies burung, mamalia, reptil dan amphibi serta binatang langka lainnya, termasuk primata langka tarsius yang menjadi perhatian masyarakat dunia.

“Keragaman obyek dan daya tarik wisata menjadi keunggulan pariwisata Bitung,” ungkapnya.

Untuk wisata leisure Kota Bitung memiliki keindahan pantai, resort dan hotel berbintang, homestay yang dikelola masyarakat dan pemandangan memukau dari Gunung Dua Sudara.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara (BP3N) Esthi Reko Astuty menyebutkan posisi Kota Bitung yang strategis sebagai international hub sea port menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang ke Bitung.

Pada tahun lalu, BPS mencatat sebanyak 13.019 wisatawan mancanegara (wisman) datang ke Bitung dan 20.133 lainnya adalah wisatawan nusantara (wisnus).

Pada periode yang sama, jumlah kunjungan wisnus ke Sulawesi Utara mencapai 1,8 juta dan wisman sebanyak 30.000 kunjungan.

Sisi lain mudahnya aksesibilitas ke Bitung, berjarak hanya 40 kilometer atau sekitar 1 jam dengan berkendara dari Bandara Sam Ratulangi.

Kemudahan aksesibilitas ini juga membuat wisman yang datang ke Manado dari Cina, Makau, dan Hong Kong, atau pun Davao dan Cebu, Filipina yang dilayani Lion Air, Citilink, dan Sriwijaya Air dapat dengan mudah melanjutkan perjalanannya ke Kota Bitung.

Penyelenggaraan FPSL 2017 akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan antara lain; lari 10K, lomba/pentas seni budaya, photograpy competition bawah air dan landscape, festival kuliner, lomba renang Selat Lembeh, parade/ lomba perahu hias, rekor MURI menari Manekin terbanyak (kabasaran pato), parade yacht, festival tuna, dan perayaan menyambut HUT Kota Bitung sebagai puncak acara. (Akw)

Tag : bitung
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top