Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Presiden Korsel: Rudal Korut Akan Tingkatkan Sanksi

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan peluncuran rudal oleh Korea Utara yang melintasi wilayah Jepang pada Jumat (15/9/2017) hanya akan memicu sanksi diplomatik dan ekonomi yang lebih tegas.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 15 September 2017  |  10:23 WIB
Presiden Korsel: Rudal Korut Akan Tingkatkan Sanksi
Rudal Korut - REUTERS/KCNA
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA- Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan peluncuran rudal oleh Korea Utara yang melintasi wilayah Jepang pada Jumat (15/9/2017) hanya akan memicu sanksi diplomatik dan ekonomi yang lebih tegas.

Pejabat setempat mengatakan sebelummnya Moon juga telah memperingatkan terkait ancaman baru yang mungkin terjadi

"Presiden Moon memerintahkan para pejabat terkait untuk melakukan analisis dan persiapam terkait kemungkinan serangan lain dari Korea Utara seperti penggunaan senjata electromagnetic pulse (EMP) atau serangan biokimia," kata juru bicara Moon, Park Su-hyun seperti dikutip dari Reuters, Jumat (15/9/2017).

Sebelumnya, Korea Utara sendiri telah mengatakan bahwa pihaknya sedang mengembangkan bom hidrogen yang bisa digunakan untuk melakukan serangan EMP. Para ahli memiliki pendapat berbeda terkait apakan Korea Utara akan mampu melakukan serangan tersebut.

Pasalnya, untuk merealisasikan serangan ini negara tersebut harus mampu menempatkan bom di atmosfer yang mana bom tersebut bisa menimbulkan kerusakan parah pada jaringan listrik dan infrastruktur lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korut
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top