Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Mendagri: Kalau Tidak Ada Kata Sepakat, Kami Serahkan ke Pimpinan DPR

Pemerintah mengharapkan agar keputusan mengenai Rancangan Undang-undang Penyelenggaraan Pemilihan Umum (RUU Pemilu) dapat diambil melalui jalur musyawarah pada hari ini, Kamis (20/7/2017).
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 20 Juli 2017  |  13:54 WIB
Mendagri: Kalau Tidak Ada Kata Sepakat, Kami Serahkan ke Pimpinan DPR
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (kedua kiri) berbincang dengan Pimpinan Pansus RUU Pemilu Yandri Susanto (kiri), Lukman Edy (kedua kanan) dan Ahmad Riza Patria (kanan) sebelum rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/7). - ANTARA/M Agung Rajasa
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA — Pemerintah mengharapkan agar keputusan mengenai Rancangan Undang-undang Penyelenggaraan Pemilihan Umum (RUU Pemilu) dapat diambil melalui jalur musyawarah pada hari ini, Kamis (20/7/2017).

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan langkah musyawarah terus ditempuh sebelum menuju pada keputusan melalui mekanisme suara terbanyak alias voting.

"Pemerintah berharap ada kata sepakat. Kalau sampai malam tidak sepakat kami serahkan kepada pimpinan DPR yang penting ada keputusan," ujarnya di gedung parlemen, Senayan, Kamis (20/7/2017).

Harapan pemerintah dengan adanya keputusan tersebut, penyelenggara pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dapat segera menyusun kerangka kerja dan aturan karena tahun politik hanya tersisa sekitar 2 tahun lagi.

Masih ada lima isu krusial dalam pembahasan RUU Pemilu, salah satu yang paling alot yakni menyangkut ambang batas calon presiden dan calon wakil presiden. Pansus RUU DPR sudah menyiapkan lima opsi paket untuk menentukan isu-isu krusial yang belum diputuskan tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr pemilu
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top