Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LALU LINTAS PADAT: Imbas Pembangunan Underpass Jl Kartini Lebak Bulus

Kondisi arus lalu lintas yang padat dan cenderung tersendat manjadi pemandangan sehari-hari di Jl Metro Pondok Indah, selepas Bundaran Pondok Indah arah Lebak Bulus Jakarta Selatan.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 03 Juli 2017  |  20:41 WIB
Kegiatan pembangunan underpass. Ilustrasi - JIBI
Kegiatan pembangunan underpass. Ilustrasi - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA - Kondisi arus lalu lintas yang padat dan cenderung tersendat manjadi pemandangan sehari-hari di Jl Metro Pondok Indah, selepas Bundaran Pondok Indah arah Lebak Bulus Jakarta Selatan.

Kemacetan lalu lintas tersebut dipicu oleh pekerjaan proyek pembangunan underpass (perlintasan bawah tanah) Jl Kartini yang menghubungkan antara Jl Metro Pondok Indah dan Jl Lebak Bulus Raya.  

Sebagaimana yang sering disampaikan Polda Metro Jaya melalui akun twitter resminya @TMCPoldaMetro, dengan maksud untuk mengarahkan para pengguna kendaraan mencari rute alternatif yang menghindari kawasan jalan itu.

Seperti twitt-nya malam ini, Senin (3/7/2017), pukul 18.37 WIB Polda berpesan: “Imbas pembangunan proyek underpass di Jl. Kartini Jaksel, lalu lintas selepas Bundaran Pdk Indah arah Lebak Bulus padat.”

Menurut pemantauan Bisnis.com banyak pengendara dengan tujuan wilayah Ciputat dan Bintaro, Tangerang Selatan yang menghindari kemacetan lalu lintas di kawasan proyek pembangunan underpass Jl Kartini.

Adapun rute yang dipilih dari arah Pondok Indah Mall yakni di Jl Metro Pondok Indah ke arah Lebak Bulus lengsung belok kanan di Bunderan Pondok Indah menuju Jl Gedung Hijau Raya.

Perjalanan menyusuri Jl Gedung Hijau Raya akan bertemu persimpangan Pondok Pinang, terus lurus masuk Jl Deplu Raya hingga bertemu persilangan Jl RC Veteran Raya, belok kiri keJl Pahlawan yang berakhir di persilangan Jl Juanda Ciputat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

underpass
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top