Bagaimana Menangkap Kembali Energi Ramadan?

Energi positif Ramadan dapat dibayangkan masuk ke dalam diri dan menginternalisasi dalam jiwa sehingga dapat memberi pencerahan.
Nurudin Abdullah | 30 Juni 2017 09:23 WIB
Suasana ibadah salat tarawih. Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA-Energi positif Ramadan dapat dibayangkan masuk ke dalam diri dan menginternalisasi di jiwa sehingga menghasilkan energi cahaya untuk memberi pencerahan bagi orang-orang di sekitar kita.

Direktur Eksekutif National Character Building (NCB) Program Azman Ridha mengatakan energi cahaya tersebut dapat digunakan untuk memberi pencerahan bagi diri sendiri, keluarga, dan orang lain.

“Bagian demi bagian dari aktivitas ibadah selama Ramadan dapat divisualisasikan menjadi pemicu untuk menjadi energi positif dalam memberi pencerahan bagi diri, keluarga dan orang lain,” katanya, Jumat (30/6/2017). 

Dia menjelaskan membayangkan diri pada masa mendatang sebagai sosok yang soleh atau solehah sebagaimana yang berhasil dilaksanakan selama bulan Ramadan dapat dipertahankan agar menjadi kebiasaan.

Kebiasaan yang rutin dan berkelanjutan itu dilakukan secara teratur, seperti salat lima waktu berjamaah di masjid, mengaji Alquran tiap hari, serta senang berderma dan berbagai sikap positif lainnya.

“Untuk itu, buatlah visualisasi saat sekarang tentang aktivitas ibadah selama Ramadan, masuk ke dalam kepribadian lalu kuatkan menjadi tekad yang benar-benar terpatri,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Ramadan

Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top