Saatnya Memperhatikan Infrastruktur Penunjang di Jalur Selatan Jawa

Jalur lintas selatan dan pantai selatan Jawa terbilang masih terbatas infrastruktur pendukung, terutama sulitnya menemukan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) jika dibandingkan dengan jalur utara.
Tim Jelajah Jawa-Bali 2017 | 29 Juni 2017 23:37 WIB
Pekerja memasang lampu penerangan jalan di jalur selatan kawasan Dayeuhluhur, Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (30/5). Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub memasang sekitar 400 lampu penerangan jalan di jalur selatan perbatasan Jawa Barat dengan Jawa Tengah yang tidak memiliki penerangan jalan untuk kesiapan arus mudik Lebaran 2017. ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak

Bisnis.com, GOMBONG — Jalur lintas selatan dan pantai selatan Jawa terbilang masih terbatas infrastruktur pendukung, terutama sulitnya menemukan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) jika dibandingkan dengan jalur utara.

Hal ini membuat antrean di SPBU yang ada di jalur ini kerap terlihat panjang. Dari pengamatan Tim Bisnis Indonesia Liputan Lebaran: Jelajah Jawa Bali (LL-JJB) 2017, antrean terjadi hampir di setiap SPBU di jalur lintas selatan dan pantai selatan.

Beberapa SPBU tersebut diantaranya di daerah Jember, Pracimantoro, dan Gombong. Selain kendaraan roda dua, kendaraan roda empat juga banyak mengantre untuk mengisi bahan bakar. Antrean tidak hanya terjadi ketika siang atau sore hari tetapi juga ketika malam hari.

Di beberapa tempat, juga sempat ada jenis bahan bakar minyak yang habis, seperti di SPBU sekitar Pantai Klayar, Pacitan. Bahkan di sini, jenis bahan bakar Premium, Pertalite, Pertamax, dan Solar habis.

Tim Bisnis Indonesia LL-JJB 2017 memprediksi hal ini karena ramainya kendaraan yang menuju Pantai Klayar Pacitan dan jarangnya SPBU di area ini.

Adapun dari Bantul hingga Gombong hanya ada SPBU di Pantai Gelagah, Wates, Gunung Kidul dan di Gombong.

Tidak hanya untuk mengisi bahan bakar, antrean untuk menggunakan fasilitas toilet juga terjadi di sejumlah SPBU.

Tim Peliput: Agne Yasa, David Eka Issetiabudi, Feri Kristianto, Yanita Petriella.

 

 

Sumber : TIM JELAJAH

Tag : jalur selatan, mudik lebaran
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top