Jasa Marga Siapkan Jalan Tol Darurat Gringsing-Batang

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. melalui anak perusahaannya PT Jasamarga Semarang Batang (PT JSB) menyiapkan jalan tol darurat mulai dari Gringsing-Batang sepanjang 36 km pada periode arus balik Lebaran 2017.
Anitana Widya Puspa | 28 Juni 2017 21:39 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kiri) meninjau jalan tol Batang-Semarang, di pintu tol Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu (11/6). - Antara/Harviyan Perdana Putra

Bisnis.com,JAKARTA -- PT Jasa Marga (Persero) Tbk. melalui anak perusahaannya PT Jasamarga Semarang Batang (PT JSB) menyiapkan jalan tol darurat mulai dari Gringsing-Batang sepanjang 36 km pada periode arus balik Lebaran 2017.

AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan jika pada arus mudik, jalan tol darurat Brebes-Gringsing diberlakukan satu arah menuju timur, maka nantinya saat arus balik, jalan tol darurat akan dibuka satu arah menuju barat.

"Titik yang semula merupakan akses keluar saat arus mudik, akan menjadi akses masuk saat arus balik. Pemudik yang hendak kembali ke Jakarta bisa melalui akses masuk Gringsing, Tulis, atau Kandeman," katanya, Rabu (28/6/2017).

PT JSB senantiasa berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk pengaturan buka tutup serta akses masuk jalan tol darurat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, saat ini PT JSB tengah menyiapkan kesiapan jalan tol darurat dengan memastikan perambuan, penataan tolo-tolo dan penyiraman jalan tol darurat secara berkala untuk pembersihan debu.

"Sepanjang arus mudik hingga tanggal 27 Juni 2017, tercatat 13.000 kendaraan memanfatkan jalan tol darurat Batang-Gringsing," imbuh Iwan Abrianto, Humas PT Jasamarga Semarang Batang.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk dapat mengatur jadwal perjalanan balik menuju Jakarta.

"Kami berharap partisipasi aktif dari pengguna jalan tol untuk dapat kembali ke Jakarta sebelum tanggal 29 Juni, " ujarnya.

Hal tersebut mempertimbangkan masa berlakunya pembatasan kendaraan berat yang akan berakhir pada tanggal 29 Juni. Imbauan untuk mengatur jadwal perjalanan balik ke Jakarta dengan harapan lalin balik dapat terdistribusi dengan baik, sehingga penumpukan kendaraan pada satu titik bersamaan dapat dihindarkan. Perjalanan balik juga menjadi aman dan lancar.

Tag : arus balik lebaran
Editor : Maria Yuliana Benyamin

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top