Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BI: Inflasi Riau Tahun Ini Lebih Terkendali

Bank Indonesia Provinsi Riau optimistis angka inflasi daerah itu hingga akhir tahun bisa sesuai target, sesuai kondisi ekonomi dan daya beli saat ini.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 20 Juni 2017  |  10:55 WIB
Susana di pasar tradisional. -  JIBI/Abdullah Azzam
Susana di pasar tradisional. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, PEKANBARU - Bank Indonesia Provinsi Riau optimistis angka inflasi di kawasan tersebut hingga akhir tahun bisa sesuai target, sesuai kondisi ekonomi dan daya beli saat ini.

Kepala BI Riau Siti Astiyah mengatakan gejolak harga pangan yang biasanya terjadi selama Ramadan dan Lebaran, tahun ini bisa lebih terkendali.

"Dibandingkan tahun sebelumnya, tahun ini gejolak harga pangan bisa diredam, karena itu kami optimistis sampai akhir tahun nanti angka inflasi sesuai target tahunan yaitu 4% plus minus 1%," katanya kepada Bisnis.com, Selasa (20/6/2017).

Beberapa harga komoditas pangan strategis seperti cabai merah dan bawang merah, tidak lagi mengalami lonjakan harga luar biasa seperti tahun lalu.

Selain itu, harga daging yang menjadi komoditas incaran keluarga menjelang Lebaran, juga telah disiapkan pemerintah berupa daging sapi beku dengan harga terjangkau.

Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, BI juga menggelar kegiatan Festival Ramadan untuk Pengendalian Inflasi.

"Kegiatan ini kami gelar sampai akhir pekan nanti menjelang Lebaran, dengan menggandeng Bulog. Harapannya masyarakat dapat berlebaran dengan membeli harga pokok di harga terjangkau," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi Riau
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top