Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sekjen PDIP Temui Novanto dan OSO Saat Pembahasan Lima Isu Krusial Pemilu

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menemui pimpinan Partai Golkar dan Hanura di Gedung DPR untuk membahas kerja sama antara partai politik pengusung pemerintah selain soal konstelasi politik menjelang pilkada serentak pada 2018.
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto usai diperiksa oleh KPK di Jakarta, Rabu (15/7). Hasto diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap kepada anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Adriansyah terkait perizinan tambang di Tanah Laut, Kalimantan Selatan./Antara
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto usai diperiksa oleh KPK di Jakarta, Rabu (15/7). Hasto diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap kepada anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Adriansyah terkait perizinan tambang di Tanah Laut, Kalimantan Selatan./Antara

Kabar24.com, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menemui pimpinan Partai Golkar dan Hanura di Gedung DPR untuk membahas kerja sama antara partai politik pengusung pemerintah selain soal konstelasi politik menjelang pilkada serentak pada 2018.

Kedatangan orang nomor dua di PDIP itu bertepatan dengan pembahasan lima isu kriusial terkait pemilu di Komisi II DPR. Hasto bersama Sekjen Partai Golkar bertemu dengan Ketua DPR Setya Novanto dan Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO) yang masing masingnya juga merupakan ketua umum partai pendukung pemerintah.

Hasto dan Idrus tiba di Gedung DPR hanya beberapa jam sebelum rapat Pansus RUU Pemilu yang akan memutuskan lima isu krusial tersebut. Meski demikian, Hasto menepis kedatangannya hanya untuk membahas RUU Pemilu.

"Kebetulan saya sudah lama nggak bersilaturahim ke Pak Setya Novanto dan Pak OSO sehingga saya bersama Sekjen Golkar Pak Idrus Marham berkunjung ke tempat Pak OSO dan Pak Setnov. Ya untuk melakukan dialog bagaimana agenda-agenda ke depan dari pemerintahan Jokowi-JK," ujar Hasto, Selasa (13/6/2017).

Hasto mengungkapkan pertemuan tersebut juga membahas berbagai persoalan selain kerja sama antara partai politik pengusung pemerintah dan konstelasi politik menjelang pilkada serentak pada 2018.

Akan tetapi, Hasto membantah pertemuannya dengan Novanto yang juga Ketua Umum Partai Golkar dan OSO yang merupakan Ketum Partai Hanura dalam rangka lobi-lobi jelang pengambilan keputusan lima isu krusial dalam RUU Pemilu.

Dia berdalih lobi-lobi politik telah dilakukan oleh perwakilan PDIP yang ada di fraksi bersama fraksi lainnya, termasuk dengan pihak pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Nancy Junita

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper