Ini Kementerian/Lembaga yang Laporan Keuangannya Kurang Menggembirakan

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah menyampaikan laporan hasil pemeriksaan terhadap laporan keuangan kementerian dan lembaga. Hasilnya, pemerintah pusat memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
Arys Aditya | 23 Mei 2017 17:38 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) dan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Moermahadi Soerja Djanegara (kedua kiri) berjalan menuju Ruang Garuda untuk menghadiri acara Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2016 di Istana Bogor, Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/5). - Antara/Puspa Perwitasari

Kabar24.com, JAKARTA — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah menyampaikan laporan hasil pemeriksaan terhadap laporan keuangan kementerian dan lembaga. Hasilnya, pemerintah pusat memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara menyampaikan bahwa sebanyak 73 Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga (LKKL) dan 1 Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara mendapatkan opini WTP.

Jumlah tersebut mencapai 84% dan terjadi peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu yang sebesar 65% LKKL yang memperoleh opini WTP.

Sebanyak 8 LKKL memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan 6 LKKL memperoleh opini Tidak Memberikan Pendapat (TMP) atau 'disclaimer'.

Adapun, kementerian dan lembaga yang memperoleh opini WDP tersebut ialah Kementerian Pertahanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, Komisi Pemilihan Umum, Badan Informasi Geospasial, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, dan Lembaga Penyiaran Radio Republik Indonesia.

Sementara itu, kementerian-lembaga yang memperoleh opini TMP ialah Kementerian Kelautan dan Perikanan, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Kementerian Pemuda dan olahraga, Lembaga Penyiaran Publik TVRI, Badan Keamanan Laut, dan Badan Ekonomi Kreatif.

Tag : jokowi, bpk
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top