Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

AKSI 505: Inilah Situasi Usai Demo

Hari ini, Jumat (5/5/2017), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) atau "505" pada Jumat (5/5/2017), melalukan aksi demo di Jakarta, yang dimulai dengan salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 05 Mei 2017  |  21:24 WIB
Barikade kawat duri - Antara
Barikade kawat duri - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -Setelah berlangsung sejak Jumat (5/5/2017)  siang, demo  Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) atau "505"usai petang ini tanpa ada peristiwa anarkis.

Demo pada Jumat (5/5/2017), di Jakarta,  dimulai dengan salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Peserta lalu longmarch ke Mahkamah Agung. Tujuan aksi adalah mengawal vonis untuk Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama.

Sebelumnya, Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Bachtiar Nasir mengatakan banyak tokoh agama yang sudah menyatakan mendukung aksi longmarch dari Masjid Istiqlal ke MA, Jumat (5/5) a.l. Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin, Aa Gym, dan Arifin Ilham.

17:34 WIB

Demo usai, Tugu Tani ramai lancar

Lalu lintas di Tugu Tani Jakpus  ramai lancar, Cikini-Gambir & Kebon Sirih arah ke Cikini  padat

16:55 WIB

Imbas bubaran demo

Imbas bubaran kegiatan penyampaian pendapat, lalu lintas dari Stasiun Sawah Besar menuju Pasar Baru & Sawah Besar-Gajah Mada padat. TMC Polda Metro Jaya

16:47 WIB

Demo Selesai, Lalin Normal

Kegiatan penyampaian pendapat selesai, lalu lintas Harmoni arah ke Merdeka Barat,  dinormalkan kembali. Foto TMC Polda Metro Jaya

16:13 WIB

Massa Bubarkan Diri

Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan massa Aksi Simpatik 55 akan membubarkan diri selepas shalat Ashar berjamaah di Mesjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

"Mereka akan kembali ke Istiqlal untuk shalat Ashar, setelah itu bubar," kata Irjen Setyo di Mabes Polri, Jakarta.

Para demonstran kembali ke Istiqlal usai menyampaikan aspirasi mereka kepada para petinggi Mahkamah Agung.

Menurut dia, 10 orang perwakilan massa sudah diterima MA untuk menyuarakan aspirasi umat Islam. Sekitar satu jam kemudian para perwakilan tersebut keluar dari Gedung MA dan menyampaikan hasil perbincangan dengan pihak MA kepada massa yang menunggu di halaman Gedung MA.

Aksi Simpatik 55 yang melibatkan sekitar 15 ribu massa tersebut berjalan tertib dan tidak ada kejadian menonjol.

Aparat pun tetap berjaga dan mengawal massa hingga pembubaran aksi.

"Tentu lalu lintas diatur hingga pembubaran aksi. Bus-bus kan diparkir di Mesjid Istiqlal, nanti pulangnya diatur agar tidak mengganggu lalu lintas," katanya.

15:49 WIB

Massa Padati Stasiun Juanda

Massa Aksi Simpatik  5 Mei 2017 (55) mulai bergerak meninggalkan Jalan Merdeka Utara dan memadati Stasiun Juanda, Jakarta.

"Tadi meninggalkan Merdeka Utara pukul 15.00 WIB, langsung pulang. Mungkin ada acara selanjutnya, tetapi saya tidak tahu karena berdesak-desakkan dan tidak mendengar orasinya," ujar salah satu peserta aksi, Rudi (35) yang akan pulang ke Bekasi.

Ada pun Ridwan (19) yang juga dari Bekasi, mengatakan aksi selesai tepat saat adzan shalat Ashar berkumandang dan langsung meninggalkan Jalan Merdeka Utara.

"Tadi sih berjalan damai dan kondusif. Sudah selesai langsung pulang," kata dia.

15:47 WIB

Juanda ke Harmoni ditutup

Jalan Merdeka Utara dan Juanda menuju Harmoni ditutup dengan kawat berduri dan ratusan polisi berjaga.

Adapun kendaraan dari Jalan Juanda menuju Jalan Gunung Sahari terpantau macet karena memasuki waktu pulang kantor serta massa memadati jalan untuk menyeberang menuju Stasiun Juanda.

Sebagian massa tidak memanfaatkan jembatan penyeberangan orang dan memilih melewati halte busway dan taman di sekitarnya.

15:28 WIB

Dirlantas Turun, Balai Kota Padat

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya memantau situasi terkini dalam pengamanan aksi massa, Lalu Lintas  Tugu Tani ke arah Balai Kota padat. Foto TMC Polda Metro Jaya

15:24 WIB

Amien Rais dan Peserta di Depan Mahkamah Agung

Jalan Medan Merdeka Utara di depan Gedung Mahkamah Agung dipadati peserta Aksi Simpatik tanggal 5 Mei 2017 (55) yang menuntut penegakan hukum dalam proses sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Massa yang terus berdatangan dari Masjid Istiqlal serta daerah lain di Ibu Kota "menyemut" hingga Jalan Medan Merdeka Timur dan Jalan Veteran dan Jalan Juanda.

Tampak Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais berada dalam barisan massa tersebut dan dikelilingi massa yang ingin melakukan swafoto.

"Yang penting umat Islam jangan diabaikan," kata Amien Rais.

15:18 WIB

Air Mancur Lancar

Situasi lalu lintas Air Mancur, Patung Kuda terpantau masih ramai lancar. Foto: TMC Polda Metro Jaya

15:15 WIB

Gunung Sahari Padat

Imbas kegiatan penyampaian pendapat, lalu lintas jalan Layang Senen arah ke Gunung Sahari  padat. Foto: TMC Polda Metro Jaya

15:01 WIB

Harmonisasi Peserta Demo dan Polisi

Keharmonisan KombesPol Ermayudi dalam Aksi Simpatik 505

14:57 WIB

Imbas Demo di Tugu Tani

Imbas kegiatan penyampaian pendapat, lalu lintas dari Tugu Tani  arah ke Gambir  padat

14:12 WIB

Gambir padat

Imbas dari kegiatan penyampaian pendapat, lalu lints di depan Stasiun Gambir Jakpus  padat.

Sumber: TMC Polda Metro Jaya

13:59 WIB

Mahkamah Agung Diamankan

Kombes Ermayudi bergabung TNI Siap mendampingi dan mengamankan Aksi Simpatik 505 di sekitar Kantor Mahkamah Agung

13:55 WIB

Monas Diamankan

DirLantas PMJ beserta jajaran TNI pengamanan kegiatan penyampaian pendapat di Kawasan Monas Jakpus.

13:46 WIB

Pagar Kawat Berduri Dipasang

Pihak Kepolisian RI menutup akses menuju jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, dengan pagar kawar berduri untuk mencegah massa aksi simpatik 55 memasuki kompleks gedung Mahkamah Agung, Juamt.

Sejak  pukul 13.00 WIB, pagar kawat berduri tersebut sudah terpasang melintang dari pagar Monumen Nasional hingga depan pagar Gedung Kementerian Dalam Negeri, sehingga menutup akses menuju Gedung Mahkamah Agung.

Berdasarkan pantauan Antara, tampak lebih dari 50 personel kepolisian bersiaga di halaman depan Mahkamah Agung dan Kementerian Dalam Negeri.

Tampak dua mobil barikade terparkir di depan pagar Monumen Nasional, ada pula tiga mobil "water canon", serta tiga barakuda.

Foto: ANTARA

13:43 WIB

'Pidato' Bachtiar Nasir

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Bachtiar Nasir mengajak peserta Aksi Simpatik 5 Mei (55) siap lapang dada dengan apapun hasil persidangan kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama.

"Siap menerima apapun keputusannya?" kata Bachtiar bertanya kepada peserta Aksi 55 di Masjid Istiqlal.

Dia mengatakan sudah seharusnya peserta aksi menerima apapun keputusan peradilan.

13:40 WIB

GNPF MUI Menyerukan Tertib

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) menghimbau agar peserta aksi simpati pada 5 Mei 2017 atau "55", dapat menjaga ketertiban, kebersihan dan kedamaian, GNPF-MUI menghimbau peserta aksi agar menjaga kebersihan, ketertiban dan kedamaian selama kegiatan sehingga berlangsung secara simpatik dan tidak mengganggu publik, kata Wakil Ketua GNPF-MUI Zaitun Rasmin, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (5/5/2017).

Zaitun juga meminta peserta "55" tidak tercerai-berai dan satu komando dalam kegiatan tersebut. Aksi tersebut akan dipimpin Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir usai shalat Jumat.

13:34 WIB

Lalu Lintas Merdeka Barat

13:29 Pihak Polda Metro Jaya memutuskan karena ada kegiatan penyampaian pendapat, dari Harmoni arah ke Jl. Merdeka Barat untuk sementara lalu lintas dialihkan.

Sumber:TMC Polda Metro Jaya

13:32 WIB

Persiapan Polda Metro Jaya

Pihak Polda Metro Jaya menyiapkan pengalihan arus kendaraan saat berlangsung aksi jalan kaki dari massa Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) atau "505" pada Jumat (5/5/2017).

"Dalam rangka menciptakan keamanan, ketertiban dan kelancaran sehingga aktivitas masyarakat yang menggunakan lalu lintas tetap lancar dan tanpa hambatan," kata Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Budiyanto di Jakarta, Jumat (5/5/2017).

 

13:26 WIB

Pengaihan Arus Lalin

Pengalihan arus lalin dalam rangka kegiatan penyampaian pendapat di wilayah Jakarta Pusat.

 

13:24 WIB

Apel Siaga

Apel siang persiapan pengamanan kegiatan penyampaian pendapat di wilayah Jakbar./TMC Polda Metro Jaya

13:20 WIB

Jl Perwira Ditutup

11.53 Jl Katedral arah Istiqlal Padat, jl Perwira arah istiqlal di tutup.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :


Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demo

Sumber : TMC Polda Metro Jaya/ANTARA

Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top