Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hardiknas, FSGI Soroti Kekerasan & Intoleran dalam Dunia Pendidikan

Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyoroti dua hal penting terkait Hari Pendidikan Nasional 2017 pada 2 Mei.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 02 Mei 2017  |  20:14 WIB
Ilustrasi: Sejumlah siswa mengikuti pertemuan sebelum Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Jakarta. - Antara/M. Agung Rajasa
Ilustrasi: Sejumlah siswa mengikuti pertemuan sebelum Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Jakarta. - Antara/M. Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyoroti dua hal penting terkait Hari Pendidikan Nasional 2017 pada 2 Mei.

Pertama, kekerasan dalam pendidikan yang semakin masif dan mengerikan. Kedua, berkurangnya sikap toleran dalam menerima keberagaman dan menurunnya nilai-nilai kebangsaan di sekolah.

Dalam keterangan tertulis pada Selasa (2/5/2017), kondisi itu mendorong Kemdikbud mengeluarkan Permendikbud tentang budi pekerti, sekolah aman dan terakhir edaran agar semua sekolah menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap mulai pelajaran pertama dan mengakhiri pelajaran jam terakhir setiap harinya.

Doni Koesoema, Dewan FSGI, mengatakan pendidikan karakter harus menjadi poros dan roh dalam mengelola pendidikan nasional.

Oleh sebab itu, perlu komitmen dan konsistensi pemerintah melalui regulasi yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan budaya sekolah sebagai komunitas moral pelajar, dan membangun kolaborasi dengan masyarakat secara adil dalam peningkatan kualitas pendidikan.

"Filsafat pendidikan Ki Hadjar Dewantara melalui empat dimensi pengolahan hidup, olah rasa, olah pikir, olah hati, dan olah raga, harus dikembalikan dalam setiap kinerja pendidikan,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sekolah hardiknas
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top