HASIL QUICK COUNT PILKADA DKI 2017: Apa Kekurangan Ahok Menurut Wapres Jusuf Kalla?

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengharapkan pemimpin DKI Jakarta terpilih periode 20172022 dapat segera menyelesaikan pekerjaan rumah yang masih menumpuk di ibukota.
Irene Agustine | 19 April 2017 18:05 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla. - Bloomberg/Dimas Ardian

Kabar24.com, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla mengharapkan pemimpin DKI Jakarta terpilih periode 2017—2022 dapat segera menyelesaikan pekerjaan rumah yang masih menumpuk di ibukota.

Wapres mengapresiasi banyaknya program yang dijalankan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat yang dinilai sudah berjalan dengan baik selama ini.

Hanya saja, Wapres menilai persoalan kemacetan, banjir, perumahan, dan lapangan kerja harus terus dibenahi pada periode mendatang. "Banyak program yang bagus jamannya Ahok, misal sistem smart city, operasional, itu kebersihannya bagus," katanya di Rumah Dinas Wapres, Rabu (19/4/2017).

Namun, dia mengatakan seluruh sistem tersebut harus dibenahi bersamaan dengan metode berkomunikasi yang baik. "Sistem itu harus dibarengi dengan komunikasi yang baik. Ahok salah satu kekurangan besarnya kan adalah cara berkomunikasi," katanya.

Hasil hitung cepat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta yang dirilisbeberapa lembaga survei menempatkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga S. Uno menang dalam Pilkada DKI.

Beberapa lembaga survei yang sudah menyelesaikan hasil perhitungan dengan sampel masuk 100% yaitu Litbang Kompas 42% untuk Ahok-Djarot dan 58% untuk Anies Sandi.

Jauhnya persentase antar kedua pasangan calon membuat Wapres JK meyakini hasil resmi KPU kemungkinan besar tidak akan berbeda jauh dengan hasil quick count.

"Jadi kalau pun dikatakan kemungkinan besar, saya tidak katakan pasti ya, bahwa ini Anies-Sandi dapat dikatakan memimpin Jakarta yang akan datang," ujarnya.

Tag : Pilkada DKI 2017
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top