Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Keterbukaan Informasi: Ini Jumlah Harta Presiden Jokowi

Berdasarkan catatan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dikutip Bisnis Minggu (16/4/2017), harta kekayaan Jokowi pada 2014 mencapai Rp30,007 miliar dan US$30.000.nn
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 16 April 2017  |  23:41 WIB
Presiden Joko Widodo. - Bloomberg/Dimas Ardian
Presiden Joko Widodo. - Bloomberg/Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA - Sebelum menjadi pejabat publik, Presiden Joko Widodo dikenal sebagai pengusaha meubel di Kota Surakarta. Namanya mulai dikenal khalayak ketika menjabat Wali Kota Surakarta yang menghadirkan sejumlah terobosan terkait tata kelola perkotaan.

Namanya makin berkibar ketika dia memutuskan maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012 silam.

Karir politiknya menanjak, ketika pria yang kerap disapa Jokowi itu memutuskan maju dalam pertarungan memperebutkan kursi presiden.

Tak tanggung-tanggung, lawan politiknya adalah seorang purnawirawan jenderal bintang tiga yang punya reputasi cukup moncer di bidang kemiliteran, Prabowo Subianto.

Namun demikian, publik barangkali tak mengetahui berapa total kekayaan dari pria yang menjabat sebagai presiden lebih dari dua tahun tersebut.

Berdasarkan catatan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dikutip Bisnis Minggu (16/4/2017), harta kekayaan Jokowi pada  2014 mencapai Rp30,007 miliar dan US$30.000.

Total harta kekayaan tersebut terdiri dari harta tak bergerak berupa 24 bidang tanah dan bangunan senilai Rp29,453 miliar.

Selain harta tak begerak, presiden juga diketahui memiliki harta bergerak senilai total Rp954,5 juta. Harta tersebut berupa moda transportasi mobil yang jumlahnya 10 jenis dan dua sepeda motor.

Jokowi memiliki 10 jenis mobil dan dua sepeda motor

Jokowi juga memiliki toko meubel senilai Rp572,4 juta, harta begerak lainnya senilai Rp381,3 juta, serta giro atau setara kas senilai Rp529 juta dan US$30.000.

Jumlah harta tersebut naik hampir Rp3 miliar dibandingkan dengan total harta saat Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2012. Total harta presiden saat menjabat sebagai Gubernur Jakarta mencapai Rp27,2 miliar.

Harta tersebut terdiri dari harta tak bergerak senilai Rp23,7 miliar, harta bergerak senilai Rp499 juta, usaha lainnya senilai Rp602,4 juta, harta bergerak senilai Rp361,3 juta, surat berharga senilai Rp501, juta dan giro atau setara kas nilainya mencapai Rp1,52 miliar dan US$9.976.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top