Penukaran Uang Baru di Bali Masih Terbatas

Layanan penukaran uang rupiah terbaru Tahun Emisi (TE) 2016 yang baru diluncurkan oleh Bank Indonesia dan Pemerintah pada 19 Desember 2016 kemarin masih terbatas dilakukan oleh perbankan di Bali.
Natalia Indah Kartikaningrum | 21 Desember 2016 01:30 WIB
Uang rupiah baru - Jibi

Kabar24.com, DENPASAR-- Layanan penukaran uang rupiah terbaru Tahun Emisi (TE) 2016 yang baru diluncurkan oleh Bank Indonesia dan Pemerintah pada 19 Desember 2016 kemarin masih terbatas dilakukan oleh perbankan di Bali.

Maswar Purnama, Senior Vice President Bank Mandiri Regional XI Bali dan Nusa Tenggara, mengatakan untuk penukaran 11 varian uang baru pihaknya belum melayani maksimal karena jatah dari Bank Indonesia sendiri masih sedikit dan belum semua cabang mendapat distribusi uang tersebut.

“Distribusi yang kami lakukan terbatas. Hari ini kami sudah melayani penukaran namun dalam jumlah terbatas dan sementara dilayani di cabang Veteran dan Kuta saja. Meskipun penukaran terbatas, kami juga melakukan pengenalan serta sosialisasi uang rupiah TE 2016 kepada masyarakat,” ujarnya di Denpasar, Selasa (20/12/2016).

Senada dengan Maswar, Dedi Sunardi, Pemimpin Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Wilayah Denpasar, menjelaskan bahwa BRI sampai sampai saat ini belum maksimal melayani penukaran uang baru TE 2016 yang disebabkan uang baru tersebut dibagikan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dengan jumlah yang masih terbatas.

“Sehingga kami belum bisa melayani penukaran dalam skala besar. Saat ini kami masih fokuskan pada pengenalan dan sosialisasi uang rupiah TE 2016 ini kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Causa Iman Karana, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, mengaku sementara ini penukaran uang rupiah TE 2016 memang belum optimal karena sifatnya masih pengenalan.

“Distribusi dari pusat juga masih terbatas dan saat ini masih di area Denpasar saja, namun selanjutnya akan didistribusikan ke daerah-daerah lainnya. Dalam waktu dekat kami juga akan mengadakan kas keliling Bank Indonesia sehingga masyarakat bisa menukarkan uangnya melalui kas keliling ini,” paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
uang baru

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top