Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Asian Agri Kantongi Penghargaan Riau Investment Award 2016

Asian Agri Group melalui unit bisnisnya PT Inti Indosawit Subur Kebun Buatan dan Ukui meraih penghargaan Riau Investment Award 2016 kategori katagori Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN).
Asep Dadan Muhanda
Asep Dadan Muhanda - Bisnis.com 16 Desember 2016  |  08:22 WIB
Asian Agri Kantongi Penghargaan Riau Investment Award 2016
Sekda Riau Ahmad Hijazi Menyerahkan Penghargaan Riau Investment Award kepada Head of CSR Asian Agri Welly Pardede - istimewa

Bisnis.com, PEKANBARU-- Asian Agri Group melalui unit bisnisnya PT Inti Indosawit Subur Kebun Buatan dan Ukui meraih penghargaan Riau Investment Award 2016 kategori katagori Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN).

Penghargaan diterima langsung Welly Pardede, Head CSR & Sustainability Asian Agri dan disaksikan Kepala Badan Promosi dan Penanaman Modal Daerah  (BPPMD) Riau Ismail Fauz,serta  Deputi Bidang Promosi Badan Koordinasi dan Penanaman Modal Himawan. Penghargaan di gelar pada Rabu 14 desember lalu di Pekanbaru.

Ismail Fauzi mengatakan ajang ini sudah digelar sejak 2007 lalu untuk memotivasi para perusahaan swasta baik lokal maupun nasional untuk meningkatkan investasi dan penanaman modalnya di Riau.

Tim penilai dari Riau Investment Award ini melibatkan berbagai pihak, diantaranya BKPM, Kepolisian, Apindo, Dinas Tenaga Kerja dan lain-lain.

Sekjen Apindo Riau, Edi Darmawi mengungkapkan, penghargaan ini diberikan kepada para penanam modal yang berkontribusi penting untuk pembangunan dan kemajuan Riau. Beberapa indikator yang dinilai adalah LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal) yang berkontribusi 30%, Kegiatan CSR perusahaan 20%, pengelolaan lingkungan 20%, serta  penyerapan tenaga kerja 30%.

"Tim penilai memilih calon-calon unggulan, kemudian penanam modal atau perusahaan melakukan ekspose (presentasi) dihadapan tim penilai.  Baru kemudian ditentukan pemenangnya," katanya, (16/12).

Adapun Deputi Bidang Promosi BKPM Himawan mengatakan penanaman modal dalam negeri merupakan salah satu penggerak ekonomi Riau.

“Riau berada di posisi 9 di Indonesia sebagai target investasi penanam modal dan di Sumatera berada  posisi ke 2 setelah Sumatera Selatan," katanya.

Menurutnya, potensi Riau sangat besar baik daratan maupun baharinya. Pertumbuhan ekonomi ditentukan oleh empat hal, yaitu konsumsi, investasi, pengeluaran atau belanja negara.

"Dari empat hal tersebut, di Indonesia investasilah yang sangat memungkinkan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Sekda Riau, Ahmad Hijazi menambahkan, kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk mendorong semangat dan memberikan apresiasi kepada dunia usaha.

"Pemerintah mendorong investasi di Riau ditingkatkan. Tantangan terberat adalah bagaimana menciptakan kepercayaan investor untuk menanam modal di Riau. Pemerintah Riau akan selalau mendukung dalam bebgai bentuk, terutama dalam penyediaan infrastruktur pendukung," ungkapnya.

Adapun, Head CSR & Sustainability Asian Agri, Welly Pardede menjelaskan, award ini merupakan suatau kebanggan tersendiri bagi perusahaan, sekaligus sebagai motivasi untuk terus berbuat yang terbaik, sehingga keberadaan perusahaan senantiasa bermanfaat bagi bangsa, masyarakat dan lingkungan. "Ke depan, kami akan terus berupaya dengan semaksimal mungkin berkontribusi untuk kemajuan maupun kesejahteraan bangsa dan negara," ujarnya.

Riau Investment Award 2016 mengangkat tema 'Peningkatan Kualitas Pelayanan dalam Memberikan Kemudahan Investasi Infrastruktur, Kemandirian Energi dan Pariwisata yang berbasis Budaya Melayu Menuju Visi Riau 2025', dibagi atas beberapa kategori diantaranya untuk instansi pemerintah maupun swasta,  yakni perusahaan PMDN, maupun Perusahaan PMA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asian agri
Editor : Asep Dadan Muhanda

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top