Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polhukam Akan Bentuk Lembaga Pengamanan Sibernetika Nasional

Kementerian Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) tengah menggodok konsep lembaga pengamanan sibernetika nasional.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 14 Desember 2016  |  11:59 WIB
Polhukam Akan Bentuk Lembaga Pengamanan Sibernetika Nasional
Ilustrasi: Kejahatan Siber - mirror.co.uk

Kabar24.com, JAKARTA – Kementerian Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) tengah menggodok konsep lembaga pengamanan sibernetika nasional.

Pengamanan itu rencananya akan mengintegrasikan 12 kementerian dan lembaga (K/L) yang terintegrasi di bawah Desk Cyberspace Nasional.

“Bergabung dalam satu desk akan meningkatkan antisipasi dan respons pemulihan segala bentuk ancaman dunia cyber [sibernetika],” ujar Sesmenko Polhukam Yayat Sudrajat di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (14/12/2016).

Yayat menjelaskan serangan sibernetika kepada salah satu K/L bisa saja berdampak pada yang lain.

Dengan sistem yang terintegrasi pencegahan serangan meluas akan lebih mudah.

Dia juga menjelaskan bahwa saat ini seluruh K/L telah memiliki pertahanan sibernetika masing-masing.

Kemenko Polhukam selanjutnya hanya perlu mengintegrasikan seluruh sistem yang telah ada.

Saat ini Polhukam masih dalam proses koordinasi dengan 12 K/L yang akan dintegrasikan.

“Kalau semua oke, kami laporkan ke Presiden, selesai,” ujarnya.

Menurut Yayat, pertahanan sibernetika adalah sebuah keniscayaan. Saat ini seluruh K/L berjalan dengan memanfaatkan teknologi sibernetika.

Teknologi tersebut membawa dampak positif sekaligus dampak negatif.

Sejumlah dampak negatif dapat berimbas bagi keamanan negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kejahatan cyber
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top