Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Buni Yani: Saya Sudah Siap

Buni Yani, penggugah pertama rekaman video Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di hadapan warga Kepulauan Seribu menyatakan siap untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 10 November 2016  |  10:47 WIB
Buni Yani.  - ANTARA News/Sella Panduarsa Gareta
Buni Yani. - ANTARA News/Sella Panduarsa Gareta

Bisnis.com, JAKARTA -  Buni Yani, penggugah pertama rekaman video Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di hadapan warga Kepulauan Seribu menyatakan siap untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok.

"Siap, sangat siap," kata Buni Yani di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Buni menyatakan belum tahu secara garis besar apa yang disampaikannya kepada penyidik. "Tergantung pertanyaannya kan saya belum tahu. Mungkin seputar video," kata dia.

Ia juga menyatakan membawa video Ahok yang ia unggah dalam pemeriksaan kali ini. "Di handphone saya ada," ucap Buni.

Buni mendatangi Bareskrim Polri untuk diperiksa sebagai saksi atas kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Ahok.

"Kedatangan kami diundang oleh Bareskrim Polri, bukan Pak Buni sebagai terlapor, bukan Pak Buni sebagai pelapor karena perkara itu ada di Polda Metro Jaya tetapi kedatangan ke sini memenuhi undangan atas kasus penistaan agama, kasusnya Pak Ahok. Pak Buni diminta sebagai saksi," kata Pengacara Buni Yani, Aldwin Rahadian.

Menurutnya, kedatangan kliennya untuk dimintai informasi karena nama beliau disebut-sebut dalam pemeriksaan sebelumnya oleh beberapa saksi termasuk mungkin dari Pak Ahok.

"Jadi, kami bersyukur akan mengklarifikasi secara gamblang dan menjelaskan posisinya Pak Buni seperti apa karena selama ini yang beredar kan beliau memotong video dan menghilangkan kata "pakai" nah itu tidak pernah dilakukan," tuturnya.

Buni Yani sendiri datang pada pukul 09.30 WIB di Bareskrim Polri, Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama dengan tim pengacaranya.


Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bareskrim polri Buni Yani

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top