Wakil Ketua DPR Khawatir Indonesia Jadi Suriah dan Irak

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengkhawatirkan Indonesia bisa menjadi negara yang tidak aman seperti Suriah dan Irak kalau demokrasi Pancasila beralih menjadi demokrasi liberal.
John Andhi Oktaveri | 02 November 2016 14:15 WIB
Taufik Kurniawan - fpan

Kabar24.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengkhawatirkan Indonesia bisa menjadi negara yang tidak aman seperti Suriah dan Irak kalau demokrasi Pancasila beralih menjadi demokrasi liberal.

Pernyataan itu disampaikannya menanggapi rencana aksi demo pada 4 November mendatang yang dikhawatirkan anarkistis kalau semua pihak tidak saling menghormati. Pasalnya, Indonesia punya potensi munculnya paham liberal yang memungkinkan orang berbicara seenaknya dan saling caci maki.

“Jangan demokrasi Pancasila jadi liberal sehingga mengganggu hak berbangsa dan bernegara. Jangan dijadikan Indonesia seperti Suriah, Alepo dan Irak,” ujarnya.

Terkait aksi demo besar-besaran dengan tuntutan agar calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diproses secara hukum akibat dugaan penistaan agama, dia meminta aparat keamanan untuk tidak mengambil tindakan berlebihan. Pasalnya, TNI dan aparat kepolisian, ujarnya, juga bagian dari rakyat yang menyampaikan aspirasinya.

Taufik berharap semua pihak dapat menjaga aturan main penyampaian pendapat dalam demonstrasi 4 November 2016. Jangan sampai mengakibatkan kerusuhan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan, ujarnya.

"Ada aturan mainnya, ada batasan administratifnya. Artinya, sudah lebih maju dibandingkan demo 1998," kata Taufik, di Kompleks Parlemen, Rabu (2/11/2016).

Dia menekankan bahwa unjuk rasa memang menjadi sebagai media penyampaian pendapat, namun pengunjuk rasa harus tetap menjaga pesan-pesan yang disampaikan. Jangan sampai menjadi pemicu terjadinya keributan, ujarnya.

Taufik juga berharap agar demo besar-besaran yang membawa isu sensitif itu dapat berjalan damai. ‎‎

 

Tag : indonesia, suriah, irak
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top