Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UJI MATERI TAX AMNESTY: Saksi Pemerintah Sebut Jembatan Mereformasi Pajak

Direktur Eksekutif Center Indonesia for Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan, tax amnesty merupakan salah satu jembatan untuk mereformasi pajak nasional.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 31 Oktober 2016  |  13:00 WIB
Helpdesk amnesti pajak - Reuters/Darren Whiteside
Helpdesk amnesti pajak - Reuters/Darren Whiteside

Kabar24.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Center Indonesia for Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan, tax amnesty merupakan salah satu jembatan untuk mereformasi pajak nasional.

Hal itu dia katakan dalam lanjutan sidang lanjutan sidang uji materi Undang-undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Tax Amnesty (Pengampunan Pejak).

"Dengan pemberlakuan pengampunan pajak, kita bisa membenahi reformasi pajak kita," katanya di Gedung MK, Senin (31/10/2016).

Dia menjelaskan, kebijakan tersebut memungkinkan bagi otoritas pajak nasional dalam hal ini adalah Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak, memperbaiki database wajib pajak. 

"Kalau database meningkat, hal itu akan berguna untuk meningkatkan pendapatan pajak di masa depan," katanya.

Sebelumnya, permohonan uji materi soal tax amnesty diajukan  sejumlah lembaga dan organisasi ke MK. Para pemohon menganggap, kebijakan tersebut tidak adil dan diskriminatif terkait kedudukan pembayar pajak.

Selain Yustinus, ahli dari presiden yang hadir dalam sidang tersebut adalah mantan Menteri Keuangan Chatib Basri, pengamat pajak Danny Darussalam, dan ahli perpajakan Gunadi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Tax Amnesty
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top